Lombok Post
Metropolis

Evi: Kasihan Pak Sudenom

H Mohan Roliskana

MATARAM-Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram H Sudenom kini berstatus staf biasa. SEjak dicopot dari jabatannya sebagai kepala dinas, praktis Sudenom tak pernah masuk kantor.

“Kasihan pak Sudenom,” kata Asisten III Kota Mataram Hj Evi Ganevia, kemarin.

Sudenom yang berstatus tersangka kasus pungli dan sempat terlibat dalam operasi tangkap tangan anggota DPRD Kota Mataram H Muhir kini menjadi staf di BKPSDM. Gara-gara tidak pernah ngantor, pihak BKPSDM pun sudah pernah melayangkan surat teguran kepada Sudenom.

“Pak Sudenom sudah cuti dari November,” bela Evi.

Evi menegaskan, saat ini Sudenom memang mengajukan cuti. Ia cuti satu bulan terhitung awal November lalu. Jadi, saat ini kata dia, tidak ada masalah dengan tidak masuknya dia sebagai ASN.

Menurutnya, alasan cuti Sudenom tidak diketahuinya. “Kalau sudah cuti kan tidak masalah,” sebutnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota H Mohan Roliskana meminta para ASN untuk bekerja sesuai aturan. Kemarin, para ASN Kota Mataram mendapat bimbingan teknis pengetahuan dan pemahaman hukum perdata dan tata usaha.

Hadir sebagai nara sumber pihak Kejari Mataram dan praktisi hukum. “Ini sangat penting. Terutama  ASN yanga ada di sektor perizinan,” jelasnya.

Mohan berharap bimtek bisa dilaksanakan sungguh-sungguh. Sehingga nantinya para ASN terhindar dari praktek maladministrasi, bahkan korupsi. “Kami ingin para pejabat bekerja dengan baik sesuai aturan,” tutup Mohan. (jay/r5)

Berita Lainnya

Pemkot Optimis Semua Formasi Terisi

Redaksi LombokPost

Lahan Belum Beres, Pemkot Usulkan Rusunawa Nelayan

Redaksi LombokPost

Bukan Gertak Sambal! Ormas Ancam Turun Tertibkan Tempat Maksiat

Redaksi LombokPost

Lima Spa Abal-Abal Ditertibkan

Redaksi Lombok Post

Bunuh Diri kok Hobi

Redaksi Lombok Post

Situs Tua Ambruk Lagi

Redaksi Lombok Post

Dua Kafe Siapkan Wanita Penghibur

Redaksi Lombok Post

Efek Pemberlakuan Sistem Zonasi, Siswa Tak Perlu Daftar Sekolah Lagi

Redaksi Lombok Post

Bukan Tidak Tahu, tapi Malas Patuh!

Redaksi LombokPost