Lombok Post
NTB

Ini Komitmen NTB Gemilang Zul-Rohmi

SEPAKAT: Gubernur NTB H Zulkieflimansyah menyalami pimpinan dan anggota DPRD NTB usai rapat paripurna, Selasa (13/11).

MATARAM-Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) NTB diketok. Eksekutif dan legislatif menyepakati RPJMD yang akan jadi pijakan pembangunan Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dan Wakilnya Hj Sitti Rohmi Djalilah lima tahun ke depan, periode 2018 hingga 2023.

RPJMD itu disahkan melalui rapat paripurna DPRD NTB, Selasa (13/11) malam. Kini, masyarakat bisa mengawal janji-janji kepemimpinan Zul-Rohmi.

Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dalam rapat paripurna mengatakan, pembangunan NTB dalam lima tahun  terakhir banyak mengalami kemajuan. Tapi banyak hal yang harus disempurnakan. Karena itu, visi dan misi pemerintahannya  adalah membangun NTB Gemilang.

Dalam visi tersebut terdapat kata kunci yaitu gemilang. Gemilang merupakan suatu gerakan mencintai lingkungan kesehatan dan pendidikan yang cemerlang.

Zul menjelaskan, NTB Gemilang dijabarkan dalam delapan poin percepatan pembangunan. Yakni akselerasi rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa yang transparan akuntabel. Akselerasi perwujudan masyarakat madani yang beriman dan berkarakter. Akselerasi penanggulan kemiskinan dan kesenjangan. Caranya dengan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas yang memberikan nilai tambah. Akselerasi peningkatan daya saing dan sumber daya manusia sebagai pondasi daya saing daerah.

Akselerasi transformasi birokrasi menuju birokrasi bersih dan melayani. Juga optimalisasi pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan yang berkelanjutan. Akselerasi pengembangan infrastruktur sektor unggulan dan kawasan strategis, dan optimalisasi penegakan hukum yang berkeadilan dan pemantapan stabilitas keamanan.

Zul menambahkan, tema “gemilang” dilandasi enam komitmen gemilang, yaitu gemilang pendidikan dan kesehatan. Upaya itu dilakukan melalui program pengiriman 1.000 putra putri NTB melanjutkan studi di luar negeri.

Terhadap itu, Zul menawarkan ke semua anggota dewan, mereka memberikan rekomendasi calon putra daerah yang bisa dikirim ke luar negeri dari dapil masing-masing. Dewan bisa mengajukan 5-10 orang anak muda potensial untuk kuliah di luar negeri. ”Tidak perlu takut bahasa Inggris nanti pemda yang akan bertanggung jawab,” ungkapnya di hadapan peserta rapat paripurna.

Komitmen kedua adalah memberikan jaminan kesehatan bagi orang miskin, dan layanan Posyandu yang unggul dan berkualitas. Memperkuat peran perempuan sebagai ujung tombak pembangunan pendidikan dan kesehatan.

Ketiga, komitmen pemberdayaan ekonomi industri, mempermudah modal usaha dan akses keuangan bagi masyarakat. Karena itu, ia menggagas Science Technology Industrial Park (STIP) serta rumah industri kreatif.

Keempat, komitmen dalam pembangunan sosial dan kebudayaan, yaitu memantapkan Islamic Center sebagai pusat peradaban, menghadirkan NTB Care untuk penanganan masalah sosial. Kelima, komitmen untuk membangun pedesaan. Gubernur Zul  menjanjikan, pemerintahannya akan memberikan Rp 1 miliar bagi desa wisata potensial dan Rp 100 juta bagi BUMDes potensial. Juga mendorong penggunaan energi terbarukan, menuntaskan kebutuhan air bersih, rumah layak huni, irigasi dan bendungan. Melakukan pembangunan desa pesisir dan lingkar hutan yang produktif dan ramah lingkungan.

Keenam, komitmen membangun pariwisata. Dalam lima tahun ke depan, ia akan memperbanyak penerbangan domestik dan internasional ke NTB. Kemudian mengoptimalisasi destinasi wisata dan kawasan strategis Mandalika untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Tiga Fokus NTB Gemilang

Zul menyebutkan, ada tiga hal yang menjadi fokus dalam lima tahun untuk mendorong NTB gemilang. Pertama, menciptakan kondisi NTB yang aman dan nyaman bagi investasi. Khususnya bagi industri pengolahan dan penciptaan lapangan kerja. Kedua, memastikan NTB aman, nyaman dan menyenangkan bagi para wisatawan , dan ketiga membahagiakan rakyat NTB di tanah kelahirannya sendiri. ”NTB gemilang perlu dukungan semua pihak, khususnya DPRD,” ujarnya.

Ia berharap ada sinergitas yang baik antara legislatif dan eksekutif. Sebab ia menyadari dukungan dewan sangat diperlukan. ”Kami berharap rekan-rekan dewan memberikan dukungan untuk pembangunan NTB yang kita cintai ini,” harap mantan anggota DPR RI itu.

Ketua DPRD NTB Hj Bq Isvie Rupaeda mengaku, selama itu untuk kepentingan masyarakat, dewan sebagai wakil rakyat akan mendukung. Tapi tentu dewan sebagai pengawal pemerintahan akan terus memberikan masukan dan kritikan bila pemerintahannya keluar dari tujuan awal. ”Selama untuk masyarakat kami pasti dukung,” kata politisi Golkar itu. (ili/r7)

Berita Lainnya

Sejumlah Puskesmas Sementara Mulai Beroperasi

Redaksi LombokPost

NTB Masih Zona Hijau HIV/AIDS

Redaksi LombokPost

Gempa Lagi, Stok Logistik BPBD NTB Kosong!

Redaksi LombokPost

2.046 Paket Sembako Langsung Ludes

Redaksi LombokPost

Belum Terima Buku Tabungan, Puing Reruntuhan Menumpuk

Redaksi LombokPost

Kualitas Air Sungai Buruk, Dinas LHK Susun Pergub

Redaksi LombokPost

1.493 Kasus HID/AIDS di NTB, Terbanyak di Mataram

Redaksi LombokPost

Jaga Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Wathaniyah

Redaksi LombokPost

Tangkap Pembuang Sampah Sembarang!

Redaksi LombokPost