Lombok Post
Headline Praya

Jaksa Kumpulkan 96 Kades Terpilih

DUGAAN KORUPSI: Sejumlah warga Desa Dakung, Praya Tengah Lombok Tengah, yang mengadukan paratur pemerintah desanya ke kejaksaan karena dugaan korupsi, Senin (5/11) lalu.

PRAYA-Forum Kepala Desa (FKD) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah, telah menyiapkan jadwal mengumpulkan 96 kepala desa (Kades) terpilih hasil Pilkades serentak 24 Oktober lalu. Mereka akan menerima pembekalan, pengarahan dan penjelasan tentang, pencegahan tindak pidana korupsi.

“Rencananya, selesai pelantikan 27 Desember mendatang. Tapi, dari sekarang kita siapkan,” beber Ketua FKD Loteng Sahim pada Lombok Post, kemarin (14/11).

Langkah tersebut, diakuinya harus dilakukan dengan cepat, mengingat awal tahun depan pemerintah desa bersangkutan, mulai menjalankan anggaran program kerjanya masing-masing. Jangan sampai, gara-gara ketidaktahuannya, mereka terseret kasus hukum. “Kita ingin, mereka belajar dari pengalaman sebelumnya,” ujar mantan Anggota DPRD Loteng itu.

Sahim menambahkan, dari kesepakatan dengan pihak jaksa, program yang satu itu akan dilaksanakan dua tahap. Tahap pertama, FKD dan jaksa akan turun per kecamatan. Jadi, para Kades di kumpulkan disetiap kecamatan, bukan per desa. Tahap kedua, dikumpulkan menjadi satu di kantor Kejari.

“Secara bertahap, kita juga akan menggandeng aparat kepolisian. Tujuannya sama, seperti yang kita laksanakan dengan jaksa,” beber Kades Nyerot tersebut.

Kajari Loteng Ely Rahmawati membenarkan hal tersebut. Ia menekankan, jaksa siap memberikan pemahaman, menyangkut urusan pencegahan tindak pidana korupsi, bagi para pemimpin akar rumput di Loteng. Termasuk, mengawasi dan melakukan pendampingan khusus, melalui tim pengawal, pengamanan pembangunan pemerintah daerah (TP4D).

Cara semacam itu, diakui Ely merupakan satu-satunya langkah, agar Kades tidak terjebat dan terjerumus dalam pusaran korupsi. Mereka Kades yang baru-baru tersebut, harus memetik pengalaman berharga dari Kades, yang sudah terjerat hukum.

“Kami pun berterima kasih kepada FKD, karena tanggap dan cepat mengingatkan kami,” ujar orang nomor satu dijajaran Kejari Loteng tersebut.(dss/r2)

Berita Lainnya

Kades Jangan Alergi Diperiksa!

Redaksi LombokPost

Surya Paloh Road Show ke Lombok

Redaksi LombokPost

Lima Spa Abal-Abal Ditertibkan

Redaksi Lombok Post

Suka Duka Mahasiswa Bumi Gora Menuntut Ilmu di Benua Biru (2)

Redaksi Lombok Post

Bunuh Diri kok Hobi

Redaksi Lombok Post

Dua Kafe Siapkan Wanita Penghibur

Redaksi Lombok Post

Suka Duka Mahasiswa NTB Menuntut Ilmu di Eropa (1)

Redaksi Lombok Post

Efek Pemberlakuan Sistem Zonasi, Siswa Tak Perlu Daftar Sekolah Lagi

Redaksi Lombok Post

Didukung Warga, Ustad Budi Tak Gentar Dikepung Calon Petahana

Redaksi Lombok Post