Lombok Post
Headline Selong

Memahami Potensi Pemuda

Lalu Muhammad Wathoni

Selong –  Tak hanya dekat dengan masyarakat. Dewan yang diimpikan pemuda ternyata mereka yang sederhana dalam berkata-kata. “Yang janjinya tidak muluk-muluk,” kata salah seorang pemuda dari Desa Suradadi, Kecamatan Terara, L Muhammad Wathoni.

Menurut Toni, selama ini banyak dewan yang berjanji namun tak memahami dengan baik apa yang ia katakan dalam janjinya tersebut. Kata Toni, sederhana, tapi bisa diterima akal sehat.

Ia mencontohkan hal tersebut seperti halnya seorang dewan yang sebelumnya berjanji ingin mensejahterakan seluruh masyarakat. “Jangankan semuanya, setengahnya saja kalau bisa. Coba janjinya yang jelas-jelas saja. Misalnya membantu warga miskin yang benar-benar membutuhkan bantuan,”  terangnya.

Bagi Toni, lahirnya janji-janji di luar akal sehat tersebut muncul karena seorang dewan tidak memahami dengan baik potensi warga selaku konsituennya. Apalagi potensi pemuda di desa. Alih-alih mengetahui hal tersebut, potensi yang lebih umum seperti desa, menurut Toni seringkali terlewatkan.

Toni menjelaskan potensi pemuda Desa Suradadi ada di bidang olahraga dan kesenian. Tentu, ia akan memilih sosok yang memahami kedua hal tersebut dengan baik. “Kalau mau mengembangkan potensi, jangan muluk-muluk juga. Sedikit saja, tapi kemungkinan bisa dilakukannya besar,” harap Toni. (tih/r2)

Berita Lainnya

Dua Kafe Siapkan Wanita Penghibur

Redaksi Lombok Post

Suka Duka Mahasiswa NTB Menuntut Ilmu di Eropa (1)

Redaksi Lombok Post

Efek Pemberlakuan Sistem Zonasi, Siswa Tak Perlu Daftar Sekolah Lagi

Redaksi Lombok Post

Didukung Warga, Ustad Budi Tak Gentar Dikepung Calon Petahana

Redaksi Lombok Post

Bangun Mandalika, ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB

Redaksi LombokPost

Mohan Bikin Kejutan di Mataram Jazz & World Music Festival 2018

Redaksi LombokPost

Setengah Hati Urusi Bisnis “Nakal”

Redaksi LombokPost

Jalan Terjal Memburu Para Bandar

Redaksi LombokPost

Gempa Lagi, Panik Lagi

Redaksi Lombok Post