Lombok Post
Headline Kriminal

Bangun Tidur, Begal Dicokok Polisi

KENA TEMBAK: Terduga begal asal Sumbawa, MS, ditangkap anggota Jatanras Subdit III Ditreskrimum Polda NTB, kemarin (15/11).

MATARAM-Aksi kejahatan MS (inisial), 23 bersama rekannya sangat meresahkan. Menrut polisi keduanya berulangkali melakukan aksi begal terhadap pengendara di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa.

Jajaran kepolisian telah berusaha menangkap MS. Pelaku yang merupakan penjahat kambuhan ini terkenal licin. Dia berulangkali lolos dari sergapan petugas.

Tetapi, tidak dengan upaya penangkapan kemarin (15/11). Tim Jatanras Polda NTB berhasil membekuk MS. Petugas bahkan menembak MS karena dia berusaha melarikan diri.

”Kita tangkap di Pagutan, sekitar pukul 01.00 Wita,” kata Kanit Resmob Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB AKP Elyas Ericson, kemarin.

Ericson mengatakan, kaburnya MS ke Mataram untuk menghindari jajaran kepolisian di Sumbawa. Meski demikian, pergerakan MS rupanya berhasil dipantau anggota Reskrim Polsek Alas.

”Dapat informasi kalau pelaku melarikan diri ke Mataram,” ujar dia.

Informasi tersebut ditindaklanjuti dengan mencari keberadaan MS. Anggota Jatanras menyisir sejumlah lokasi yang diduga dijadikan tempat persembunyian pelaku.

Sekitar pukul 01.00 Wita, tim mendatangi salah satu rumah di wilayah Pagutan, Kota Mataram. Rumah tersebut diduga kuat dijadikan tempat persembunyian MS selama pelariannya. Ericson mengatakan, kediaman itu dikontrak rekan MS.

”Itu rumah kontrakan milik temannya,” terangnya.

Ericson mengatakan, setelah memastikan keberadaan MS di dalam rumah, anggota bergerak dengan mendobrak pintu. Mereka menemukan MS yang baru saja bangun karena mendengar kedatangan polisi. Melihat polisi masuk ke rumah, MS langsung kabur.

”Sudah lari, tapi berhasil kita lumpuhkan dengan tembakan, kena di betis kanan,” kata dia.

Lebih lanjut, MS diketahui kerap melakukan pencurian dengan kekerasan di wilayah hukum Polsek Alas. Dia membegal pengendara motor yang melintas pada malam hari. Aksi pelaku dilakukan bersama rekannya.

”Rekannya tetap kita kejar. Saat ini masih mengumpulkan petunjuk untuk menangkap pelaku yang satu lagi,” tandas Ericson.(dit/r2)

Berita Lainnya

Menelusuri Penyebaran Islam di Pulau Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (2)

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Menelusuri Penyebaran Islam di Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (1)

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Zohri Spektakuler! Genggam Tiket ke Tokyo 2020

BNI Tebar 100 Ribu Bingkisan Ramadan

Hearing Buntu, Aldi Tempuh Jalur Hukum

Progres RTG Belum Sesuai Harapan

Alhamdulillah, Bantuan Jadup Cair Besok