Lombok Post
Metropolis

Lahan Menyempit, Petani Terjepit

MULAI MENYEMPIT: Salah seorang warga berjalan di lahan pertanian yang masih produktif di Kecamatan Sandubaya, kemarin (15/11).

MATARAM-Pesatnya pembanguan di Kota Mataram membuat lahan pertanian di Kota Mataram makin menyempit. Ditambah lagi, maraknya pembangunan dengan sistem kaplingan juga menjadi pemicu utama.

“Memanfaatkan lahan pertanian untuk pembangunan tidak bisa kita hindari,” kata Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram H Mutawalli, kemarin (15/11).

“Kalau untuk pengembang yang ingin membangun perumahan mungkin bisa kita hindari. Karena mereka harus memiliki izin,” imbuh Mutawalli.

Untuk diketahui, sejumlah lahan pertanian produktif di Kota Mataram dimanfaatkan pengembang dan warga untuk membangun rumah. Dampaknya, lahan pertanian di Kota Mataram tiap tahun menyempit.

Mutawalli tidak bisa memungkiri jika lahan pertanian di wilayah Mataram semakin sedikit. Untuk memncegah pembangunan kembali terjadi di lahan pertanian yang masih produktif ia tidak bisa melakukan sendiri. Namun harus melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang lain.

“Seperti Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Mataram ini mempunyai ranah dalam mengeluarkan perizinan,” sebutnya.

“Kami  harus lebih memfilter lagi dan meminimalisir ruang gerak pengembang. Mereka tidak boleh membangun pemukiman di lahan efektif dan lebih mengacu pada  RTRW ” tandasnya.(jay/r5)

Berita Lainnya

Kadis Saleh Kendor, Cakra Semrawut Lagi

Redaksi LombokPost

Muhammad Nabhani, Juru Foto dan Pengelola Media Sosial Ahyar Abduh

Redaksi LombokPost

Karsini: Pak Jangan Gusur Kami!

Redaksi LombokPost

Warga Jempong Barat Mengadu ke Ombudsman Terkait Izin Tower

Redaksi LombokPost

Uang Bantuan untuk Korban Gempa Segera Cair

Redaksi LombokPost

Eks Honorer K2 Kecewa! Pelamar PPPK Sudah Ditentukan?

Redaksi LombokPost

Dana Rp 2,5 Triliun Nganggur, Realisasi Belanja Awal Tahun Minim

Redaksi LombokPost

NTB Minta Waktu Tambahan Pendaftaran PPPK

Redaksi LombokPost

Fatwir Ingin Jadikan Semua Sekolah Unggul, Tidak Ada Sekat

Redaksi LombokPost