Lombok Post
Headline Metropolis

Janji Manis Jadup Bernilai Rp 4,58 M

LAMBAN BANGET: Dua anak terlihat bermain air di pengungsian Lingkungan Pengempel Indah, Kecamatan Sandubaya, beberapa waktu lalu.

MATARAM-Janji manis Bantuan Stimulan Pemulihan Sosial (BSPS) yang di dalamnya ada Jaminan Hidup (Jadup) kembali mengemuka. Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI Harry Hikmat saat ditemui di Kantor Wali Kota Mataram membuka data.

Ia menyebut ada ribuan pengungsi di Kota Mataram, akan dapat Jadup. Nilainya per orang Rp 600 ribu. “Ada sebanyak 7.642 jiwa nanti dapat Rp 600 ribu. Kalau ditotal sekitar Rp 4,58 miliar,” kata Harry.

Ia sempat menanyakan langsung pada Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram apakah jumlah itu sudah mencover semua pengungsi atau belum. Jika belum, maka ia meyakinkan, pencairan akan dilakukan secara bertahap.

“Jadi ini data yang telah kita terima dan terverifikasi,” jelasnya.

Ia mendapat informasi saat dana Jadup masih dalam proses pencairan di Kementerian Keuangan. Pihak Kementerian Sosial (Kemensos) sendiri menarget sebelum tutup tahun sudah ada pencairan.

“Terutama bagi yang diusulkan,” terangnya.

Atau paling lambat dicairkan Januari 2019. Jika proses administrasi membutuhkan waktu yang lebih panjang. “Karena dana on call bisa carry over sampai Januari,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinsos Kota Mataram Baiq Asnayati mengatakan, sebenarnya ada tambahan data penerima Jadup. Dari yang sebelumnya disebutkan sebanyak 7.642 jiwa, menjadi 9.856 jiwa.

“Atau sebanyak 2.386 KK,” terangnya.

Karenanya, tambahan data sudah pasti akan menerima dana Jadup di gelombang berikutnya. Transfer pertama hanya untuk 7.642 jiwa yang telah diverifikasi lebih dulu.

“Ada tambahannya,” sebut Asna.

Ia melihat ini buah dari mekanisme dan kepatuhan dari Pemkot Mataram mengikuti arahan pemerintah pusat. Sehingga beberapa pengungsi kota bisa menerima Jadup lebih cepat.

“Semua format sudah kita penuhi,” yakinnya. (zad)

Berita Lainnya

Pemprov NTB Akhirnya Buka Pendaftaran PPPK , Honorer Diberi Waktu Dua Hari

Redaksi LombokPost

Empat Hewan Pembawa Rabies Ditemukan Balai Karantina

Redaksi LombokPost

RSUD Kota Mataram Siapkan Aplikasi SIMRS

Redaksi LombokPost

Kaderlan Pencari Damai di Rumah Panggung dari Kayu Bekas

Redaksi LombokPost

Pemkot Mataram Angkat Tangan Tak Ikut Pendaftaran PPPK Serentak

Redaksi LombokPost

Permintaan Eliminasi Anjing Cukup Tinggi

Redaksi LombokPost

Baru Tiga Kecamatan Punya RDRT

Redaksi LombokPost

Fatwir Jabat Kadis Pendidikan

Redaksi LombokPost

Miftah: Penertiban Pelanggaran Tata Ruang Akan Dilanjutkan!

Redaksi LombokPost