Lombok Post
Politika

Gagal, Caleg PAN NTB Akan Dapat Kompensasi

BELUM LINIER: Ketua PAN NTB H Muazzim Akbar saat menyatakan dukungan untuk Ahyar-Mori untuk maju dalam Pilgub NTB. Namun untuk pilkada kabupaten/kota, PAN belum menentukan sikap. Wahyu/Lombok Post

MATARAM-Meskipun gagal dalam pemilihan legislatif, caleg dari PAN masih bisa tersenyum. PAN sudah menyiapkan kompensasi bagi calegnya yang gagal duduk di kursi wakil rakyat.

Ketua DPW PAN NTB H Muazzim Akbar menjelaskan caleg yang gagal, namun memperoleh suara 10 persen dari total jumlah suara pemilih di dapilnya akan mendapatkan kompensasi. ”Kompensasi akan diberikan caleg yang menang dan terpilih,” ujarnya.

Ini sesuai dengan keputusan partai, dan sudah dilakukan sejak pemilu 2014 lalu. Latar belakang munculnya kebijakan ini, karena melihat banyak caleg yang memperoleh suara signifikan, dan hanya beda tipis dengan caleg yang terpilih. ”Dampaknya, caleg yang berada di posisi nomor dua perolehan suara kerap mendesak untuk pergantian antar waktu (PAW),” ujarnya.

Adanya aturan internal PAN yang juga memberikan ruang bagi caleg nomor dua untuk bisa menggantikan caleg terpilih, menjadi persoalan tersendiri. Untuk mengatasi persoalan tersebut aturan baru dimunculkan. Tidak lagi melalui PAW, tetapi ada kompensasi. ”Pemberian kompensasi ini juga untuk mengantisipasi adanya desakan PAW,” jelasnya.

Apa kompensasinya? Muazzim menjabarkan, ada sejumlah uang yang disiapkan. Besarannya bervariasi, atau tergantung pada tingkat pemilihan. Untuk DPR RI, kompensasinya sebesar Rp10 ribu persuara, DPRD provinsi sebesar Rp15 ribu persuara, dan DPRD kabupaten/kota Rp 20 ribu persuara.

Sehingga jika ada caleg DPR RI meraup 20 ribu suara, namun tak terpilih, karena ada yang lebih tinggi, maka tiap suara dikalikan Rp 10 ribu, sehingga yang bersangkutan akan mendapat Rp 200 juta. Namun kembali Muazzim menegaskan kompensasi hanya diperuntukkan bagi caleg yang gagal dengan perolehan minimal 10 persen suara dari total suara di dapil masing-masing. ”Dengan pemberian intensif ini diharapkan membuat semua caleg bekerja maksimal. Sehingga itu baik bagi partai karena perolehan suara dan kursi di legislatif meningkat,” tutupnya. (puj/r4)

Berita Lainnya

PAN Pede Usung Nasir di KSB

Redaksi LombokPost

Buzzer Imbangi Mesin Parpol

Redaksi LombokPost

Duet Pathul-GSM Mencuat

Redaksi LombokPost

Ojie: Pak Fahri minta Saya Aktif

Redaksi LombokPost

Siapa Berani Lawan Najmul?

Redaksi LombokPost

Golkar Belum Bisa Berpaling dari Dinda

Redaksi LombokPost

Ancang-ancang Winengan, Klaim Didukung Maju di Pikada Mataram

Redaksi LombokPost

Pilbup Sumbawa, Amin Tunggu Survei

Redaksi LombokPost

PKB Galang Dukungan Untuk Djohan

Redaksi LombokPost