Lombok Post
Praya

Setelah di-Ranking, Formasi CPNS Masih Gagal Terisi

MIKIR KERAS: Ratusan peserta CPNS di Kota Mataram tengah berupaya menjawab tes kompetensi dasar CPNS di Grand Imperial Ballroom, Kota Mataram, beberapa waktu lalu.

MATARAM-Ada dua pendekatan yang dilakukan untuk menetapkan CPNS yang lolos TKD. Pendekatan yang pertama dengan menggunakan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas SKD CPNS 2018. Pendekatan yang kedua yakini PP Nomor 61 tahun 2018 tentang Optimalisasi Pemenuhan Kebutuhan/Formasi Pegawai Negeri Sipil Dalam Seleksi CPNS Tahun 2018. Kedua PP ini diterbikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Regormasi Birokrasi (Menpan-RB).

“Dengan dua pendekatan ini kita mendapat hasil berbeda dengan yang kami sampaikan sebelumnya,” kata Baiq Nelly Kusumawati, Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram.

Sebelumnya pemkot dapat hitungan sebanyak 595 peserta yang ikut Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Mereka memenuhi semua kuota 262 formasi yang tersedia di Kota Mataram. “Tapi rupanya kita punya persepsi berbeda dengan BKN,” terang Nelly.

Panitia Seleksi Daerah pun kembali menghitung ulang. Berdasarkan dua pendekatan PP 37 dan PP 61. Dari pendekatan itu, diperoleh sebanyak 617 peserta. Rinciannya 146 peserta dari hasil pendekatan PP 37. Lalu 471 peserta dari pendekatan PP 61.

Sekalipun lebih banyak yang ikut SKB dibanding perhitungan awal, tapi ada satu formasi yang gagal terisi. “Formasi untuk Teknis Elektromedis di lokasi formasi Puskemas Pagesangan,” terangnya.

Sekalipun sudah menggunakan dua pendekatan PP, formasi ini gagal terisi. Karena tidak ada satu pun peserta yang lolos passing grade. Begitu juga tidak ada satu peserta yang berhasil mencapai angka kumulatif 255 poin. “Akhirnya kosong,” terangnya.

Seperti diketahui Pemkot Mataram dapat jatah 262 formasi CPNS. Saat menggelar SKD CPNS beberapa waktu lalu dari 6.777 peserta yang mendaftar ada sebanyak 6.491 yang ikut tes. “Sebanyak 286 yang tidak hadir,” jelasnya.

Setelah digelar SKD dari 6.491 peserta yang ikut tes, dari pendekatan PP 37 sebanyak 161 yang lolos SKD. Sedangkan menggunakan pendekatan PP 61 sebanyak 471 yang lolos. (zad/r7)

Berita Lainnya

Tiga Kios Warga Hangus Terbakar

Redaksi LombokPost

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Loteng Susun Regulasi Pendidikan Inklusi

Redaksi LombokPost

Bangun Mandalika, ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB

Redaksi LombokPost

Penjualan Songket Sukarara Anjlok

Redaksi LombokPost

Warga Merasa Bayar Angin, Bukan Air PDAM

Redaksi LombokPost

150 Pendaki Jajal Jalur Aik Berik

Redaksi LombokPost

BPK Periksa 10 Desa di Loteng

Redaksi LombokPost