Lombok Post
Praya

BPK Periksa 10 Desa di Loteng

BERDIALOG: Anggota VI BPK RI Harry Azhar Azis dan Bupati HM Suhaili FT, saat berdialog dengan jajaran pejabat Pemkab Lombok Tengah, di pendopo bupati, kemarin (4/12).

PRAYA-10 desa dari 127 desa di Lombok Tengah, harus mempersiapkan diri. Karena, Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI turun gunung. Mereka akan memeriksa, penggunaan dan pengelolaan dana desa. Proses itu dilakukan, atas dasar laporan Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) setempat.

“Kalau semua desa, sepertinya sulit. Butuh waktu bertahun-tahun,” ujar Anggota VI BPK RI Harry Azhar Azis, dalam lawatannya di pendopo bupati Loteng, kemarin (4/12).

Dihadapan Bupati HM Suhaili FT, Sekda HM Nursiah, pejabat SKPM lingkup Pemkab dan pemerintah kecamatan, mantan Ketua BPK RI tersebut menjelaskan, program yang satu itu dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Namun, tidak semua desa. Itu karena, keterbatasan sumber daya manusia.

Bagi Harry, ada beberapa desa di Indonesia, yang terseret kasus hukum. Penyebabnya, karena pemerintah desa tidak bisa mempertanggung jawabkan, dana desa nya. Parahnya lagi, ada pemerintah desa yang membawa kabur dana desa.

“Padahal, dana desa yang disiapkan pemerintah pusat, digunakan untuk kepentingan pembangunan masyarakat desa,” ujar mantan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tersebut.

Di Loteng, ungkap Profesor Harry penggunaan dana desa sudah berjalan maksimal. Indikatornya, angka pengangguran mengalami penurunan. Kemudian, rasio pemerataan distribusi penduduk sudah bagus. Tinggal mendongkrak angka IPM dan mengurangi angka kemiskinan saja. “Selebihnya, bapak bupati sudah berhasil,” sanjungnya.

Diantaranya, tambah Harry bupati mampu menyediakan infrastruktur jalan yang memadai, hingga jaringan telekomunikasi dan listrik. Fasilitas itu, secara langsung memudahkan roda ekonomi masyarakat, berputar. “Saya pun, sudah memberikan saran kepada bapak bupati, semoga dijalankan,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Loteng HM Suhaili FT siap melaksanakan saran dan perintah dari BPK RI. Karena masukan semacam itu, akan membantu Pemkab meningkatkan kinerja. “Alhamdulillah, beliau (Profesor Harry) berkenan datang ke daerah kita tercinta,” ujar Suhaili.

Kedatangannya, diakui Suhaili memberi motivasi tersendiri bagi Pemkab, dalam menjalankan amanah Undang-undang. Khususnya, bagaimana menekan angka kemiskinan, sehingga dibawah rata-rata nasional. Kemudian, meningkatkan IPM. “Insya Allah,” cetus mantan Ketua DPRD NTB tersebut.(dss/r2)

Berita Lainnya

Tiga Kios Warga Hangus Terbakar

Redaksi LombokPost

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Loteng Susun Regulasi Pendidikan Inklusi

Redaksi LombokPost

Bangun Mandalika, ITDC Pinjam Rp 3,6 Triliun ke AIIB

Redaksi LombokPost

Penjualan Songket Sukarara Anjlok

Redaksi LombokPost

Warga Merasa Bayar Angin, Bukan Air PDAM

Redaksi LombokPost

150 Pendaki Jajal Jalur Aik Berik

Redaksi LombokPost

Suhaili Tagih Komitmen Pusat

Redaksi LombokPost