Lombok Post
Metropolis

Mulai 2019, Setiap Lurah Dapat Rp 350 Juta

DISKUSI: Lurah se Kota Mataram mengikuti FGD dengan tema pemanfaatan dana kelurahan di Ruang Kenari Kantor Wali Kota Mataram, kemarin (4/12).

MATARAM-Dana kelurahan yang akan disalurkan Januari 2019 disambut antusias oleh lurah se Kota Mataram. Kemarin, paralurah ini menggelar acara Focus Grouf Discussion (FGD) di Ruang Kenari Kantor Wali Kota Mataram. Hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPD RI asal NTB H Farouk Muhammad.

Asisten 1 Setda Kota Mataram Lalu Martawang dalam kesempatan itu mengatakan, Kota Mataram mendapatkan bantuan dana kelurahan sebesar Rp 18 miliar untuk 50 kelurahan. Ia mengatakan, jika anggaran kelurahan sebesar Rp 18 miliar tersebut akan dibagi secara adil kepada 50 kelurahan di Kota Mataram.

“Nanti masing-masing kelurahan dapat dana bantuan sekitar Rp 350 juta,” ungkapnya.

Kata Aweng, Pemkot  tidak mungkin melakukan pembagian dengan sistem bagi rata. Sebab satu kelurahan memiliki luas wilayah, jumlah penduduk, dan jumlah lingkungan yang berbeda-beda. “Anggaran dana kelurahan akan disesuaikan dengan luas wilayah dan jumlah penduduk,” terangnya.

Sementara itu, Kabag Pemerintahan Setda Kota Mataram I Made Putu Sudarsana mengatakan, dana bantuan kelurahan tersebut akan langsung masuk ke kas kelurahan tidak melalui kecamatan. Bantuan untuk kelurahan ini akan ada penambahan dari APBD murni.

Jadi kata dia, bisa saja dana kelurahan jumlahnya akan lebih besar. Dana kelurahan ini lanjut Made, bisa diperuntukkan untuk pembangunan di masing-masing kelurahan. “Dana ini kelurahan bisa untuk membuat drainase dan sebagainya,” tutupnya. (jay/r5)

Berita Lainnya

Gerbang Kota Ikut Terseok-Seok!

Redaksi Lombok Post

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Ogah Berniaga di Jalan Niaga

Redaksi LombokPost

Tolong, Jangan Masuk Angin!

Redaksi LombokPost

Volume Monumen Tak Sesuai Kontrak, Rekanan Didenda Rp 1,2 Juta Perhari

Redaksi LombokPost

Baginya, yang Penting Jangan Mengemis!

Redaksi LombokPost

Ibu Kota kok Kotor?

Redaksi LombokPost