Lombok Post
Metropolis

Pipa Banyak Bocor, PDAM Naikkan Tarif

TARIF NAIK: Inilah salah satu pipa PDAM bocor di Lingkungan Seganteng yang baru-baru ini diperbaiki. Meski pelayanannya belum memuaskan, tapi PDAMbakal menaikkan tarif mulai tahun depan.

MATARAM-Mulai Februari 2019 nanti, tarif air minum PDAM Giri Menang naik hingga empat persen. Kenaikan tarif akan berlaku bagi pelanggan di Kota Mataram.

“Kalau Februari naik, paling tidak Januari kita sudah sosialisasi,” kata Direktur Utama PDAM Giri Menang H Lalu Ahmad Zaini, kemarin (4/11).

Zaini mengatakan, kenaikan tarif PDAM karena UMP naik. Namun demmikian, Zaini mayakini tarif ini paling tidak naik sekitar dua sampai empat persen.

Menurutnya, kenaikan tarif mengacu pada Permendagri nomor 70 tahun  2016. Seyogyanya tarif akan dievaluasi setiap satu tahun sekali. Bentuk peninjauan kembali ini merujuk pada harga produksi dan harga jual.

Apabila harga produksi lebih tinggi, maka harus ada kenaikan tarif. Begitupun sebaliknya, jika harga produksi lebih tinggi dari harga jual maka harga harus diturunkan.

Jika tarif tidak dinaikkan, maka harus ada subsidi dari Pemda. Menurutnya, akan berat  bagi Pemda untuk melakukan subsidi, sementara fiskal  terbatas. “Apa mau Pemda melakukan subsidi,” terangnya.

Diungkapkan,  kenaikan tarif PDAM tidak masalah jika diimbangi dengan pelayanan perbaikan. Selama ini, banyak PDAM bocor yang membuat air bersih yang masuk ke rumah tangga kecil.

Zaini menuturkan, banyaknya pipa bocor, terutama di jalan besar, tidak lepas dari peremajaan. Ia mengaku, pipa banyak yang tua atau karatan, sehingga rawan bocor. “Kalau ada bocor, langsung kita perbaiki,” tutupnya.(jay/r5) 

Berita Lainnya

Gerbang Kota Ikut Terseok-Seok!

Redaksi Lombok Post

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Ogah Berniaga di Jalan Niaga

Redaksi LombokPost

Tolong, Jangan Masuk Angin!

Redaksi LombokPost

Volume Monumen Tak Sesuai Kontrak, Rekanan Didenda Rp 1,2 Juta Perhari

Redaksi LombokPost

Baginya, yang Penting Jangan Mengemis!

Redaksi LombokPost

Ibu Kota kok Kotor?

Redaksi LombokPost