Lombok Post
Headline Praya

150 Pendaki Jajal Jalur Aik Berik

PESAN TIKET: Bupati HM Suhaili FT (dua dari kanan), saat memperhatikan cara pemesanan tiket melalui sistem e-Rinjani, Senin (19/11) lalu.

PRAYA-150 pendaki Gunung Rinjani, mulai mencoba jalur pendakian Gungng Rinjani via Aik Berik, Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah. Pendakian pun, dibuka hingga 40 hari kedepan. Bagi yang ingin mencoba, dipersilakan mendaftar secara online.

 “Karena per Januari-Maret, kita tutup kembali,” kata Kepala Balai TNGR NTB Sudiyono, usai membuka secara resmi pendakian Gunung Rinjani jalur Aik Berik, Senin (19/11) lalu.

 Alasannya, terang Sudiyono karena sudah memasuki musim penghujan. Jalur Aik Berik pun, merupakan satu-satunya jalan menuju  Segara Anak yang mash dibuka. Sementara, dua jalur lainnya meliputi, Sembalun Lombok Timur dan Senaru Lombok Utara, masih ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.

“Itu kita berlakukan, sejak 30 Juli lalu,” cetus Kasubdit Sumber Daya Air dan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr Widada.

 Hanya saja, ada lima hal yang perlu diperhatikan, yaitu pendaki harus memperhatikan aspek konservasi, aspek pendidikan, aspek ekonomi, aspek pelibatan masyarakat dan aspek rekreasi.

 “Yang terpenting, bagaimana setiap pendaki menjaga kebersihan. Sampah yang naik, harus diturunkan lagi,” lanjut pejabat bidang Sumber Daya Manusia, IPTEK dan Budaya Maritim Kemenko Maritim Edi Susilo.

 Dengan begitu, kata Edi jumlah pengunjung pun setiap hari, bulan dan tahunnya meningkat tajam. “Kalau sudah seperti itu, kami juga mulai menjual paket-paket wisata jalur Aik Berik,” tambah Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Muhammad Faozal.

 Sementara itu, Bupati Loteng HM Suhaili FT merasa bersyukur dan berterima kasih karena pemerintah pusat dan provinsi, akhirnya membuka secara resmi jalur Aik Berik. Sebenarnya, keinginan tersebut sudah lama di cita-citakan warga Loteng. “Sebagai wujud dukungan, kami siapkan 4 MCK,” bebernya.

 Selain itu, bebernya lagi Pemkab juga akan memperlebar jalan dari Pemotoh Tengah, menuju pintu masuk Aik Berik. Panjangnya mencapai 1 kilometer (km). Secara bertahap, diperlebar dari pertigaan Desa Lantan atau pasar menuju Aik Berik. “Insya Allah,” kata Suhaili.(dss/r2)

Berita Lainnya

Spa Abal-Abal Kembali Tersenyum

Redaksi Lombok Post

Usia 16 Tahun Terlarang Menikah

Redaksi Lombok Post

330 Tukang RISHA Minggat, Rumah Korban Gempa Baru Jadi 85 Unit

Redaksi Lombok Post

Tiga Kios Warga Hangus Terbakar

Redaksi LombokPost

Masih Banyak Warga Loteng Buang Air Besar Sembarangan

Redaksi LombokPost

Pemkab dan ITDC Raih Penghargaan ISTA

Redaksi LombokPost

Loteng Susun Regulasi Pendidikan Inklusi

Redaksi LombokPost

Ahli: Penangkapan Muhir Bukan OTT

Redaksi LombokPost

Pola Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma’ruf Serupa

Redaksi LombokPost