Lombok Post
Praya

Tiga Kios Warga Hangus Terbakar

HANGUS TERBAKAR: Kios milik H Timah di Dusun Jelojok Desa Kopang Rembiga, Kopang Lombok Tengah, yang hangus terbakar, kemarin (13/12).

PRAYA-Tiga kios dan satu rumah warga di Dusun Jelojok Desa Kopang Rembiga, Kecamatan Kopang Lombok Tengah, hangus terbakar. Kejadiannya sekitar pukul 12.30 Wita, atau saat warga sedang beristirahat makan siang dan Salat Duhur.

“Api diperkirakan muncul dari kediaman H Nur. Kemudian menyambar ke kios,” cetus salah warga Faudin pada Lombok Post, kemarin (13/12).

Pantauan Lombok Post, dari tiga unit kios milik H Timah. Satu unit diantaranya rata dengan tanah, hanya menyisakan temboknya saja. Sedangkan yang lain masih berdiri kokoh. Lokasi kejadian, sekitar 20 meter dari lampu merah perempatan Kopang, atau sekitar 200 meter dari pasar Kopang.

“Untungnya, kami cepat-cepat berusaha memadamkan api. Kalau tidak, satu kompleks kios dan rumah warga akan terbakar,” lanjut Faudin.

Senada dikatakan saksi mata lainnya, Lalu Suharman. “Saat kejadian, saya mau pulang ke rumah. Tapi, dalam perjalanan terdengar suara teriakan minta tolong,” cetusnya.

Kebetulan, Suharman sendiri bekerja di salah satu kios, di depan tempat kejadian perkara (TKP). Sontak, pihaknya pun berusaha membantu memadamkan si jago merah. Termasuk, mengangkat barang-barang yang bisa diselamatkan. Isinya, perlengkapan ATK, mesin fotokopi, pengisian pulsa dan sovenir.

 Api, tambahnya baru bisa dipadamkan dua jam kemudian. “Itu setelah, dua unit Damkar turun membantu,” sambung kepala desa (Kades) Kopang Rembiga Widianto.

Ia menilai, musibah seperti itu kerap terjadi terjadi di desanya. Hanya saja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, tidak cepat memfungsikan pos pemadam yang dibangun, sejak satu tahun yang lalu. “Semoga, musibah kali ini menjadi bahan pertimbangan,” harapnya.

Karena kalau berbicara jarak, ungkap Widianto Praya-Kopang membutuhkan waktu berpuluh-puluh menit. Jika terjadi musibah kebakaran, keduluan rumah atau kios warga yang rata dengan tanah, baru bantuan datang. “Syukurnya ada hujan, jadi tidak merambat kemana-mana,” ujarnya.(dss/r2)

Berita Lainnya

Sampah Tanggung jawab Bersama

Redaksi LombokPost

Pemalsuan Data Tes P3K Mencuat

Redaksi LombokPost

UPT Disdik Merasa Dilangkahi Terkait Mutasi Kepala Sekolah

Redaksi LombokPost

Rumah Rusak di Lombok Tengah Bertambah 3558 Unit

Redaksi LombokPost

RS Internasional Mandalika Telan Rp 112 Miliar

Redaksi LombokPost

Camat Prabarda Akan Diberhentikan Sementara

Redaksi LombokPost

Tim BUMDes Harus Bekerja Keras

Redaksi LombokPost

Lombok Tengah Terima Penghargaan Dari Kemendikbud

Redaksi LombokPost

Warga Ungga Ancam Segel Kantor Desa

Redaksi LombokPost