Lombok Post
Headline Selong

Pengerukan Dermaga Labuhan Haji Terancam Molor

KEJAR TARGET: Kapal pengeruk kolam labuh dermaga Labuhan Haji terlihat masih di lokasi, kemarin (16/12).

SELONG-Tahun depan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) di dermaga Labuhan Haji ditarget Rp 700 juta. Angka tersebut meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya Rp 350 juta. Kepala UPP Labuhan Haji Risyad Nuqson Hakim mengatakan, optimis mencapai target tersebut.

“Tahun sebelumnya pelabuhan ini melampaui target yang sudah ditentukan,” kata Nuqson.

Dalam optimisme tersebut, Nuqson tak bisa memungkiri kondisi dermaga yang belum sempurna. Penghasilan dari sewa gudang penyimpanan barang dianggap akan sangat membantu. Namun sayangnya gudang penyimpanan tersebut belum ada.

Harapan satu-satunya ada pada peningkatan produktivitas kolam labuh. Kata Nuqson, saat ini kolam labuh masih dalam pengerukan. Adapun target pengerjaannya akan jatuh pada 26 Desember mendatang.  Setelah jadi, kolam labuh akan menjadi penentu awal usahanya mencari pemasukan.

“Kita berharap proses pengerukan ini sesuai tepat waktu,” ujarnya.

Namun dalam pengerjaan ada kendala yang dihadapi. Yakni, tali kapal pengeruk dikabarkan sempat terputus. Hal itu menggangu proses pengerjaan selama sekitar tiga hari. Nuqson membenarkan hal tersebut.

“Saya belum pastikan apakah sudah kembali beroperasi atau belum. Intinya semoga bisa selesai sesuai target,” jelas Nuqson.

Wakil Ketua DPRD Lotim H Daeng Paelori mengatakan, target sesuai dengan proses pengerukan kolam labuh. Rp 700 juta diharapkan dari kolam labuh. Sedangkan untuk pengadaan gudang penyimpanan, akan dipikirkan tahun berikut.

“Jika target tersebut tercapai, baru kita pikirkan gudang tersebut,” kata Daeng.

Menurut dia, dengan meningkatkan target, pemerintah dapat mengawasi potensi dermaga Labuhan Haji. Artinya, hal tersebut penting untuk diperhatikan. Melihat sudah banyaknya biaya yang telah dihabiskan daerah untuk membangun dermaga yang belum juga berfungsi dengan baik tersebut.

“Jadi pengerukan akan selesai bulan ini. Sehingga 2019 nanti kolam labuh sudah bisa dimaksimalkan. Harapannya  hal tersebut bisa dimaksimalkan,” pungkas politisi Golkar itu. (tih/r7)

Berita Lainnya

Demi Meratus, Ribuan Orang di Kalsel Bersama-sama Menulis Surat ke Presiden

Redaksi LombokPost

Mantan Bupati Zaini Akan Diklarifikasi Terkait KSO PT Tripat dan PT Bliss

Redaksi LombokPost

Jaksa Serahkan Memori Banding Perkara Muhir

Redaksi LombokPost

Polda Tak Hadir, Praperadilan Ganti Rugi Ditunda

Redaksi LombokPost

LHA Sosialisasi 13 Perda di Loteng

Redaksi Lombok Post

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Burung

Redaksi LombokPost

PT Tripat Gadaikan 8,4 Hektare Aset Lobar

Redaksi LombokPost

Sekeluarga Bisnis Narkoba

Redaksi LombokPost

Di Lotim, Tak Ada Korban Jiwa Akibat Gempa 5,8 SR

Redaksi LombokPost