Lombok Post
Metropolis

22.425 E-KTP Rusak Dimusnahkan

MUSNAHKAN: Kepala Dinas Dukcapil Kota Mataram H Haerul Anwar (baju merah) membakar ribuan EKTP yang rusak di halaman kantor setempat, kemarin (18/12).

MATARAM-Sebanyak 22.425 Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) dimusnahkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram, kemarin. Pemusnahan E-KTP dilakukan di halaman Kantor Dukcapil sesuai surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo pada 13 Desember.

“Ini E-KTP yang rusak kita musnahkan,” kata Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Dukcapil Kota Mataram H Hasmin, kemarin (18/12).

Diungkapkan, E-KTP yang rusak dikumpulkan sejak 2013 lalu. Entah itu rusak secara fisik maupun yang rusak invalid karena kesalahan data. Seperti keliru alamat atau pun pekerjaan. “Yang rusak ini kita kumpulkan di gudang,” terangnya.

Dulu sebut Hasmin, sesuai Standar Opersional Prosedur (SOP) E-KTP yang rusak ini dikumpulkan di gudang dan dimusnahkan dengan cara dipotong-potong. Namun kini sesuai surat edaran menteri dalam negeri E-KTP yang rusak ini dimusnahkan dengan cara dibakar.

Diungkapkan, E-KTP yang rusak ini sudah diganti semua. Ia menjamin tidak ada kepemilikan E-KTP ganda. Karena setiap warga yang akan melakukan perekaman E-KTP baru harus ditarik E-KTP sebelumnya. Jika tidak maka tidak bisa membuat E-KTP baru.

“Syarat membuat E-KTP yang baru dengan menarik yang lama. Jika hilang harus ada surat keterangan kehilangan dari kepolisian,” sebutnya.

Lebih jauh dijelaskan, wajib E-KTP di Kota Mataram sebanyak 309.723 orang, sementara yang sudah melakukan perekaman sebanyak 309.049 orang atau setara dengan 99,78 persen. Sisanya sebanyak 675 atau sekitar 0.22 persen yang belum perekaman.

Diungkapkan, peningkatan pembuatan E-KTP biasanya terjadi pada masa tahun ajaran baru. Banyak siswa atau pun mahasiswa yang membuat E-KTP baru untuk bisa sekolah atau kuliah di Kota Mataram. EKTP bisa buat baru dengan biodata yang beda. Seperti terjadi perubahan domisili, pekerjaan, dan status perkawinan.

Guna perekaman E-KTP tuntas akhir Desember, Hasmin membuka pelayanan perekaman pada acara car free day di Jalan Udayana. Pihaknya memanfaatkan hari libur untuk menjaring warga melakukan perekaman.

“Di sini (Udayana) kadang kita mendapat 20 warga melakukan perekaman,” sebutnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga berkeliling ke tiap-tiap kelurahan menjemput bola melakukan perekaman E-KTP. Dari data, warga banyak melakukan perekaman yang usianya 17 tahun. Namun demikian, pihaknya optimis akhir Desember ini semua sudah rampung. “Ini saja kita terus keliling kelurahan,” tutupnya.

Sementara itu Kepala Dukcapil Kota Mataram H Haerul Anwar menegaskan, E-KTP yang dimusnahkan ini merupakan E-KTP yang rusak. Pemusnahan dilakukan tiga tahap, pertama pada 14 Desember dengan memusnahkan 5.840 keping E-KTP. Kedua pada 17 Desember dengan memusnahkan 7.800 keping E-KTP. Dan kemarin 8.785 keping E-KTP dimusnahkan. “Kita bakar sesuai surat edaran menteri,” tukasnya. (jay/r5)

Berita Lainnya

Mohan: Kita Harus Bangkit!

Redaksi LombokPost

Senjata BKD Lawan Pengemplang Pajak

Redaksi LombokPost

Tanpa Karcis, Parkir Gratis

Redaksi LombokPost

Trotoar Dijadikan TPS Material

Redaksi LombokPost

Butuh Diskusi untuk Cari Solusi

Redaksi LombokPost

Warga Kurang Berminat Bikin KIA

Redaksi LombokPost

Cerita Warga Kota Melawan Rasa Trauma Gempa

Redaksi LombokPost

Ahyar Bimbang Tentukan Kepala Disnaker

Redaksi LombokPost

Hore, Bantuan Termin Ketiga Segera Cair

Redaksi LombokPost