Lombok Post
Metropolis

Pokja Parkir Janji Bakal Tegas!

DILARANG PARKIR LOH!: Sebuah kendaraan mini bus terparkir di jalan Selaparang, Kota Mataram Senin (18/12).

MATARAM-Sempat enggan mengomentari seperti apa nanti kerja Pokja penataan Parkir di kawasan Bisnis Cakranegara, Kepala Dinas Perhubungan Kota Mataram H Khalid akhirnya buka suara. Ia mengatakan bahwa pokja yang dikomandoinya sudah menyiapkan rencana dan strategi penataan di sana.

“Jadi tidak ompong lagi, kami akan bergigi,” kata Khalid sembari tersenyum.

Pada pokjanya tergabung beberapa OPD. Diantaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Diskominfo, ada pula Pol PP. Tugas mereka memastikan dua titik parkir liar di sepanjang Jalan Umar Maye dan Selaparang steril dari parkir.

“Salah satu langkah sosialisasi yang kami lakukan di sana, yakni sejak satu bulan terakhir kami tidak pernah memungut parkir di sana lagi,” ujarnya.

Hal ini untuk mengurangi friksi dengan para Juru Parkir (Jukir). Mengingat keharusan menertibkan parkir liar di sana. Sebagai syarat, akan dilanjutkan penataan kawasan bisnis Cakranegara, tahap II.

“Kami juga sudah undang dan sosialiasi ke mereka, tinggal sekarang eksekusi,” ulasnya.

Tahapan eksekusi di sana pun akan melewati beberapa langkah teknis. Mulai dari rekayasa lalu lintas, sampai dengan penindakan oleh tim. Jika ada jukir yang ngeyel. Tugas mereka adalah memastikan kawasan itu steril dari berbagai aktivitas parkir liar.

“Nanti selama ini parkir di jalan Umar Maya akan diarahkan ke Pura Meru, sedangkan di jalan Selaparang di lahan Inul Vista itu,” jelasnya.

Khalid mengatakan sudah ada pembicaraan dengan dua pengelola itu. Mereka pun telah menyepakati beberapa perjanjian kerja sama. Untuk meyakinkan penataan ini akan berlaku selamanya, tidak hanya sekedar aksi demi memuluskan program bantuan, Khalid mengatakan akan ada ploting anggota di sana.

“Pokoknya tidak ompong lagi, di sana kita akan tajam, ada tim juga yang akan dibentuk khusus menangani kawasan itu nantinya,” jelasnya.

Dengan begitu ia berharap Satker PBL Provinsi NTB bisa kembali mengucurkan anggaran penataan kawasan Bisnis Cakranegara seindah Malioboro, Jogjakarta. Khalid terlihat sangat optimis trategi ini tidak akan sama dengan strategi penertiban yang sebelumnya selalu gagal.

“Nanti semua OPD punya tugas masing-masing, salah satunya Diskominfo yang akan menyiapkan sarana Wifi, supaya mereka betah parkir di tempat yang telah kita siapkan,” janjinya.

Tidak hanya Pokja yang rajin membuat program penataan. Tapi Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana pun ikut ‘gerilya’ demi menyelamatkan agar dana bantuan penataan kawasan bisnis Cakranegara bisa dikucurkan untuk tahap ke dua.

Salah satunya ia meminta bertemu dengan Direktur Bina Penataan Bangunan, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Iwan Suprijanto. Saat menggelar acara di salah satu hotel berbintang Kota Mataram.

“Saya meminta kepastian beliau agar kawasan Bisnis Cakranegara, bisa ditata untuk tahap selanjutnya,” ungkap Mohan.

Hasil dari pertemuan itu, Mohan menceritakan bagaimana pihak Kementerian tetap keukuh akan menggulirkan bantuan tetap menggunakan syarat. Yakni pemkot juga harus punya komitmen untuk menyediakan kantong-kantong parkir. Agar kawasan di sana lebih tertata rapi.

“Hanya saja kita tetap diminta untuk memasikan komitmen awal itu terkait dengan penyediaan kantong parkir,” kata Mohan.

Ia optimis permintaan itu bisa dipenuhi. Pokja saat ini juga sudah mulai bekerja. Dengan membuat rekayasa lalu lintas di sana. Selain itu ia juga dapat kabar kepastian angka bantuan tahap dua yang akan dikucurkan. Jika pemkot bisa memenuhi syarat yang dibuat kementerian.

“Ada sekitar Rp 10 miliar yang disiapkan untuk pembiayaan tahun 2019 nanti,” tandasnya. (zad/r5)

Berita Lainnya

Bukit Nipah dan Padanan Terbakar

Redaksi LombokPost

NTB Gak Mau PNS Kerja di Rumah

Redaksi Lombok Post

Uang Korban Gempa Dicuri Mandor

Redaksi LombokPost

Kejuaraan Paralayang Nasional Diikuti 153 Peserta

Redaksi LombokPost

Melihat Persiapan Pemkot Menyambut HUT Kota Mataram Ke-26

Redaksi LombokPost

Korban TPPO Banyak Dijual ke Suriah

Redaksi LombokPost

Wajib Pakai Besi Kolom Sepuluh Mili

Redaksi LombokPost

Tok, Tok, Tok, Bank Rontok

Kafilah Kecamatan Mataram Juara MTQ XVIII