Lombok Post
Selong

Tahun Depan Siapkan Kejuaraan Daerah

JAMBORE: Ketua terpilih Indonesia Offroad Federation (IOF) NTB dr H Herman Mahaputra (tengah) bersama pengurus dan anggota IOF foto bersama dalam acara Jambore JIPers IOF di Dusun Kembang Seri, Desa Tete Batu, Sikur, Sabtu (29/12).

SELONG-Ratusan Jipers berkumpul di Dusun Kembang Seri, Desa Tete Batu, Kecamatan Sikur, Sabtu (29/12). Mereka yang tergabung dalam Indonesia Offroad Federation (IOF) NTB mengikuti Jambore Jipers IOF NTB 2018. “Jambore kita kali ini bertema NTB Bangkit,” kata Ketua IOF NTB terpilih dr H Herman Mahaputra.

Pria yang akrab disapa Dokter Jack itu menerangkan jambore jipers dilakukan untuk mempertemukan semua komunitas jip yang ada di NTB. Adapun mengenai tema, hal itu diangkat sesuai dengan kondisi NTB yang terkena bencana gempa. Dari itu pula, dr Jack menerangkan konsep kerja IOF akan sedikit berbeda dengan sebelumnya.

“Selain otomatif, ke depan kita juga akan mengembangkan partisipasi sosial para Jipers,” terangnya.

Bentuk partisipasi sosial tersebut akan dituangkan dalam berbagai program. Mulai dari gotong royong, edukasi, dan pemberian bantuan kepada masyarakat. Kata Dokter Jack, kebersamaan tim yang selama ini terpupuk baik diharapkan mampu memberikan sumbangsih kepada masyarakat.

Dengan harapan lain, para offroader bisa meningkatkan kepedulian untuk sesama. Tidak hanya ketika ada bencana saja. Kata dia, jipers harus tampil berbeda. Terutama dalam merespons pandangan masyarakat.

“Kita akan mengeliminasi pandangan warga yang selama ini mungkin kurang baik. Artinya, kita tidak hanya gaya-gayaan dan hura-hura saja,” terangnya.

Tahun 2019, dia juga berencana melaksanakan kompetisi kejuaraan daerah. “Selain itu kita juga akan berusaha menarik seri kejurnas di sini,” jelas dr Jack.

Ketua harian IOF NTB Komang Teguh mengatakan jambore IOF dilakukan setiap tahun. Namun selama 2018, IOF dinyatakan vakum. Karena itu, dengan terpilihnya Dokter Jack sebagai ketua IOF yang baru, Jambore di akhir tahun diharapkan menjadi momen kebangkitan IOF NTB.

Jambore berlangsung selama tiga hari. Selain kemah Jipers bersama keluarga, kegiatan diisi dengan adventure dan competisi stage atau balapan. “Jambore kali ini diikuti oleh 15 klub jip yang tergabung di IOF NTB,” terang Komang. (tih/r7)

Berita Lainnya

Ayo, Berwisata ke Sembalun Rinjani!

Redaksi LombokPost

Brigadir Agus Salim, “Radar” Penolong Warga Tak Mampu

Redaksi LombokPost

Pemkab Siap Bangun Infrastruktur Sport Tourism di Bukit Pergasingan

Redaksi LombokPost

Izin PT Temada Tak Bermasalah

Redaksi LombokPost

Izin PA Bisa Lindungi Anak dan Istri

Redaksi LombokPost

Andrea Ardi Ananda, Pustakawan Kebanggaan DPK Lotim (1)

Redaksi LombokPost

Suami yang Dibakar Istri Itu Meninggal

Redaksi LombokPost

Pembangunan SPBU Dihentikan Sementara

Redaksi LombokPost

Tanda Tangan Warga Diduga Dipalsukan

Redaksi LombokPost