Lombok Post
Selong

Warga Lebih Pilih Kumpul di Rumah

DIMUSNAHKAN: Petugas kebersihan sedang membersihkan kembang api yang telah diceburkan ke dalam air oleh anggota Polres Lotim di Mapolres Lotim, Senin (31/12).

SELONG-Malam pergantian tahun 2019 tak seperti tahun-tahun sebelumnya. Meski suara kembang api dan terompet masih terdengar, namun keramaiannya tak segaduh tahun lalu. “Malam ini tahun baru terasa sepi. Rasanya lebih adem,” kata salah seorang warga Selong Sopian Hardi.

Menurut Sopian, biasanya selalu terjadi kemacetan di perempatan BRI Selonc. Karena orang-orang dari desa berbondong-bondong ke Selong. Namun hal tersebut berbeda. Katanya, para pemuda lebih memilih berkumpul di rumah masing-masing.

“Keramaian di jalan-jalan ada. Tapi tidak segaduh tahun sebelumnya,” katanya.

Hal tersebut tak terlepas dari banyak faktor. Menurut Sopian, salah satu penyebabnya bisa jadi karena refleksi pada bencana. Di mana para pemuda juga enggan untuk berhura-hura. Melihat apa yang telah menimpa daerahnya tercinta.

Selain itu, suasana kondusif tersebut tak terlepas dari cipta kondisi yang dilakukan Polres Lotim. Akhir Desember lalu, Kapolres Lotim AKBP Ida Bagus Made Winarta menerangkan pihaknya telah melakukan cipta kondisi dengan melakukan razia miras ke kafe-kafe. Hasilnya telah tersita 250 dus bir di Labuhan Haji, 120 dus di Terara, dan 120 botol tuak. Dalam razia, pihaknya juga melakukan tes urine bagi pengunjung dan pemilik kafe. “Hasilnya negatif,” terang Winarta.

Selanjutnya, masih dalam cipta kondisi, pihaknya juga berhasil mengamankan ratusan kembang api. Keberadaan kembang api dikatakan sudah jelas tak berizin. Setelah menjelaskan semua itu, beberapa barang bukti berupa kembang api dimusnahkan di Mapolres Lotim, (31/12) lalu.

Di momen akhir tahun, ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah. Ia juga berharap agar masyarakat tidak merayakan tahun baru dengan kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan. “Hal tersebut juga sesuai dengan surat edaran gubernur,” ujarnya.  (tih/r7)

Berita Lainnya

Ketika Pasar Srikaya Saleh Sungkar Berpindah ke Pancor

Redaksi LombokPost

Jumlah Rumah Rusak Akibat Gempa Diprediksi Terus Bertambah

Redaksi LombokPost

Target 1.500 RTG, yang Jadi Baru 554 Unit

Redaksi LombokPost

Di Lotim, Tak Ada Korban Jiwa Akibat Gempa 5,8 SR

Redaksi LombokPost

Alhamdulillah Berat Badan Raudatul Naik

Redaksi LombokPost

Polres Lotim Ciduk Bandar Sabu

Redaksi LombokPost

Sepuluh Warga Tanjung Luar Digigit Anjing

Redaksi LombokPost

9.118 Surat Suara Rusak di Lotim

Redaksi LombokPost

Mengunjungi Purnama Hadi, Penderita Celebral Palsy di RSUD Selong

Redaksi LombokPost