Lombok Post
Giri Menang

Lombok Indah tanpa Sampah

SIAP KEMBALI: Sejumlah wisatawan asal Amerika Serikat saat hendak meninggalkan Lombok melalui Pelabuhan Lembar, kemarin (3/1).

GIRI MENANG-Sejumlah wisatawan mancanegara mulai membanjiri Pulau Lombok di awal tahun 2019. Ribuan wisawatan datang menggunakan kapal pesiar melalui Pelabuhan Lembar sejak awal Januari hingga kemarin (3/1). Sebagian besar wisatawan yang datang mengaku kagum dengan keindahan destinasi wisata yang ada di Lombok. Sayang, sampah yang berserakan dirasakan sangat mengganggu.

“Lombok secara umum sangat indah. Hanya saja sampahnya harus dibersihkan. Terlalu banyak sampah dan anjing liar yang berkeliaran di kawasan pantainya,” ujar Merrida, seorang wisatawan asal Hawai Amerika Serikat.

Ia awalnya terpesona dengan keindahan sejumlah pantai yang ia kunjungi di kawasan Sekotong. Pemandangan garis pantai dari atas bukit menurutnya begitu memesona. Pemandangan seperti ini belum pernah ia temukan di tempat lain.

Selain itu, di salah satu hotel yang dikunjunginya yakni Hotel Cocotinos di wilayah Sekotong, ia mengaku mendapat pelayanan yang baik dari petugas hotel. Ditambah, masyarakat yang di sana dinilainya ramah. Sehingga membuat ia dan rekan-rekannya merasa sangat nyaman.

“Kami dua hari di Lombok. Lombok itu indah dan masyarakatnya sangat ramah. Kami sangat suka ke Lombok. Kalau sampahnya sudah dibersihkan, kami akan kembali,” timpal Christie, wisatawan lainnya.

Para wisatawan asal Amerika ini kemarin datang menggunakan kapal pesiar MV Star Legend. Mereka datang dari Pulau Komodo melalui Pelabuhan Lembar milik PT Pelindo III. Kapal ini membawa 200 orang wisatawan.

Humas PT Pelindo III Rangga Nurdiansyah mengatakan kedatangan kapal pesiar melalui Pelabuhan Lembar akan semakin banyak di tahun 2019. Di sekitar Bulan Februari atau Maret nanti aka nada kapal pesiar yang kembali datang membawa ribuan wisatawan.

Sayangnya, kapal pesiar masih akan bersandar di tengah laut. Dengan wisawatan akan diangkut menggunakan perahu berukuran kecil. “Kalau Dermaga Gili Mas sudah beroperasi sesuai target Bulan April, baru kapal pesiarnya bisa bersandar. Kita harapkan semoga bisa sesuai rencana,” ucapnya.

Terkait keluhan wisatawan masalah sampah di sejumlah destinasi wisata, Rangga mengungkapkan ini bukanlah persoalan baru. Hampir semua wistawan mancanegara yang datang menggunakan kapal pesiar mengeluhkan hal serupa. Sehingga, ia berharap ini bisa menjadi perhatian semua pihak.

Masalah sampah tidak bisa disepelekan karena akan berdampak terhada perkembangan pariwisata Lombok Barat (Lobar) maupun NTB ke depan. “Ini memang selalu dikeluhkan. Ya kita harapkan penanganan sampah ini ada solusi. Yang paling penting bagaimana kesadaran semua pihak untuk menjaga kebersihan,” harapnya. (ton/r5)

Berita Lainnya

Korban Gempa Tagih Janji Jokowi!

Redaksi LombokPost

Satu Sapi dan Tiga Kambing Tak Layak Sembelih

Redaksi LombokPost

Senggigi Butuh Jualan Baru!

Redaksi LombokPost

Farin Langsung Bidik Kursi Bupati

Redaksi LombokPost

Aparat Diminta Usut Perjalanan Dinas Dewan Lobar

Redaksi LombokPost

Rp 595 Juta Kerugian Negara Belum Kembali!

Redaksi LombokPost

Dermaga Rusak, Antrean Truk Mengular

Redaksi LombokPost

Tegur Sudah, Segel Sudah, Bongkarnya Tunggu Apalagi?

Redaksi LombokPost

Pedagang Ingin Kembali ke Pasar Lama Gunungsari

Redaksi LombokPost