Lombok Post
Headline Praya

Desa Layak Anak Sulit Terwujud

Lalu Muliardi Yunus

PRAYA-Dari 127 desa di Lombok Tengah, baru empat desa saja yang memiliki Peraturan Desa (Perdes) tentang, desa layak anak. Disatu sisi, Pemkab terus mendorong dan mengingatkan, namun ada saja kendala.

“Semoga tahun ini, mereka bisa membuat payung hukum yang dimaksud,” harap Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Loteng Lalu Muliardi Yunus, kemarin (7/1).

Ke empat desa yang dimaksud yaitu, Desa Wajegeseng di Kecamatan Kopang, Desa Jago di Kecamatan Praya, Desa Kuta di Kecamatan Pujut dan Desa Sukaraje di Kecamatan Praya Tengah. “Yang lain, kami tunggu,” cetus Muliardi.

Karena biar bagaimana pun, tekan mantan Camat Praya Timur tersebut, payung hukum yang satu itu dapat memberikan kepastian hukum, terhadap anak. Mereka akan mendapatkan pendidikan dengan layak dan mudah, perlindungan, kepemilikan dokumen anak hingga penekanan larangan pernikahan dini maupun larangan mempekerjaan anak.

Muliardi mengatakan, ada 24 indikator suatu desa, kecamatan atau kabupaten/kota dinyatakan sebagai layak anak. Agar dijalankan, maka jawabannya ada pada aturan. “Kami menilai, pemerintah desa kurang responsif. Padahal, ini menyangkut hajat hidup masyarakatnya sendiri,” sindirnya.

Sosialisasi, diakuinya sudah seringkali dilaksanakan, hingga melibatkan pihak ketiga. Sayangnya, ada saja alasan seperti, berbenturan dengan Pilkades, pembangunan desa hingga urusan birokrasi desa. Padahal, Bupati, Wakil Bupati dan Sekda sudah berkali-kali menyampaikan juga. Khususnya, menyangkut kinerja Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPD).

Karena lembaga desa yang satu itu, tambah Muliardi tidak ada bedanya dengan dewan, sehingga harus bekerja sama dengan kepala desa (Kades). “Yang paling penting, bagaimana kita bersama-sama menekan pernikahan dini. Itu dulu,” tambah Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (K3) P3AP2KB Loteng Siamin Fariady.(dss/r2)

Berita Lainnya

Polisi Akhirnya Turun Tangan Tertibkan Galian C Ilegal

Redaksi LombokPost

Jaringan Irigasi Jangan Dikorupsi!

Redaksi LombokPost

Taufik Rusdi Terus Bernyanyi

Redaksi LombokPost

Jaksa Limpahkan Kasek dan Bendahara Terkait Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 1 Monta

Redaksi LombokPost

Sampah Tanggung jawab Bersama

Redaksi LombokPost

Pemalsuan Data Tes P3K Mencuat

Redaksi LombokPost

UPT Disdik Merasa Dilangkahi Terkait Mutasi Kepala Sekolah

Redaksi LombokPost

Delapan WNA Amerika Dideportasi

Redaksi LombokPost

Sakit Hati, Somad Kuras Barang Tetangga

Redaksi LombokPost