Lombok Post
Giri Menang

Panen Gabah Meningkat, Harganya Berlipat

BERLIMPAH: Sejumaah warga saat memanen padi menggunakan mesin pemanen di kawasan pertanian Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi, kemarin (9/1).

GIRI MENANG-Para petani padi yang ada di Lombok Barat (Lobar) menuai berkah awal tahun. Panen padi sejumlah petani mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumya. Tak hanya itu, harga gabah yang mereka temui saat ini juga sedang mengalami lonjakan harga.

“Alhamdulillah, ada peningkatan hasil panen. Semua petani rata-rata panen padinya bagus awal tahun ini,” ujar Adimah, ketua kelompok tani Mekar Sari Desa Kuranji Kecamatan Labuapi.

Ia menjelaskan, jika tahun sebelumnya, para petani bisa menadapatkan gabah sekitar 6 sampai 6,5 ton untuk lahan sawah seluas satu hektare. Sedangkan tahun ini, para petani bisa mendapatkan hasil panen 7 hingga 7,5 ton.

Dengan hasil panen yang mengalami kenaikan, para petani diungkapkan Adimah bisa tersenyum lebar. Terlebih dengan harga gabah yang juga ikut melonjak.  “Kalau normalnya harga gabah itu dulu Rp 4 ribu sampai Rp 4.500 per kilo gram. Sekarang kita bisa jual Rp 5 ribu sampai 5.300 per kilo gram,” bebernya.

Peningkatan hasil dan kualitas panen padi para petani di Desa Kuranji dibeberkan Adimah tidak lepas dari adanya program korporasi. Dimana para petani bermitra dengan salah satu perusahaan pertanian. Para petani yang tergabung dalam kelompok tani mekar sari mendapatkan bantuan obat-obatan untuk pupuk tanaman mereka. Sehingga kualitas hasil panen bisa lebih baik dari sebelumnya.

“Makanya sekarang meskipun musim tanam palawija, banyak yang memilih untuk menanam padi. Karena harga gabah masih tinggi dan kondisi cuaca saat ini masih mendukung untuk menanam padi,” beber Adimah.

Dengan meningkatnya harga gabah saat ini, berdampak juga terhadap harga beras di pasar. Indah, salah seorang pedagang beras di wilayah Gerung mengaku harga beras kualitas super saat ini menembus angka Rp 11.000 per kilo gram. Padahal, biasanya harga sebelumnya berkisar di  harga Rp 10 ribu hingga Rp 10.500. “Karena stok beras kualitas super mulai langka makanya sejak beberapa bulan terakhir harganya mulai naik,” akunya. (ton/r5)

Berita Lainnya

Dewan Minta Akuisisi PT Indotan Diaudit

Redaksi LombokPost

Permabudi NTB Gelar Dharmasanti Waisak

Redaksi LombokPost

Lalu Zulfikar Ali, Caleg Terpilih Partai Berkarya

Redaksi LombokPost

Ini Janji Terbaru Farin!

Redaksi LombokPost

Bupati Pimpin Rapat Final Penertiban Vila Bodong

Redaksi LombokPost

Lobar Usulkan 217 Formasi CPNS

Redaksi LombokPost

Lahan Bendungan Meninting Habiskan Rp 196 M

Redaksi LombokPost

Pembangun RTG Lambat, Ancam Putus Kontrak

Redaksi LombokPost

9.600 PJU akan Habis Rp 62 Miliar

Redaksi LombokPost