Lombok Post
Praya

Proses Hukum Zainul Masih Panjang

DISKUSI SINGKAT: Kepala Disnakertrans Lombok Tengah H Masrun (paling kanan) dan Plt Kepala BP3TKI NTB Noerman Adhiguna (tengah), saat menggelar diskusi singkat, Selasa (8/1) lalu.

PRAYA-Zainul Watoni, Tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Dusun Langgalawe Desa Aik Bukak, Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah, terus mendapatkan advokasi di Malaysia. Itu dari Kementerian Ketenagakerjaan, Kemenlu, kedutaan besar RI di Malaysia, BP3TKI NTB hingga Disnakertrans Lombok Tengah.

“Setiap waktu, kami memantau perkembangan kasus TKI yang satu ini,” beber Plt Kepala BP3TKI NTB Noerman Adhiguna, diruang kerja Kepala Disnakertrans Loteng H Masrun, Selasa (8/1) lalu.

Noerman mengatakan, proses hukum TKI asal Loteng tersebut, masih panjang. Pemerintah pun optimis, bisa memenangkannya. Paling tidak, TKI bersangkutan tidak dijatuhi hukuman gantung. “Perkembangan terakhir, tim advokasi sedang berbicara dengan pihak pengadilan dan kepolisian Malaysia,” bebernya lagi.

Senada dikatakan Kepala Disnakertrans Loteng H Masrun. Ia menyerukan kepada keluarga besar Zainul, agar tetap bersabar dan berdoa, semoga upaya yang dilakukan pemerintah berjalan sukses. Kasusnya pun, ternyata masih tahap penyelidikan, masih mengumpulkan barang bukti dan pemeriksaan saksi-saksi.

Jadi, lanjut Masrun kasus Zainul belum masuk tahap ke meja hijau. Ia pun bersyukur, karena dari pihak Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN), ikut turun tangan membantu. “Ini sudah seringkali saya sampaikan, semoga kasus ini yang terakhir. Jangan ada lagi,” harapnya.

Untuk itulah, pihaknya meminta agar warga yang ingin menjadi TKI, untuk memanfaatkan Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) setempat. Jangan lagi, menggunakan jalur-jalur illegal, karena berbahaya bagi kelangsuhan hidup dan pekerjaan di negara tempat bekerja.

“Mau selamat, aman dan bisa merubah ekonomi keluarga, maka berangkat lah secara prosedural. Itu saja, mudah bukan,” seru Masrun.(dss/r2)

Berita Lainnya

Warga Ungga Ancam Segel Kantor Desa

Redaksi LombokPost

Mengunjungi Objek Wisata Jembatan Maiq Meres

Redaksi LombokPost

Loteng Tagih Dana Gempa, Rp 51,4 Miliar Belum Cair

Redaksi LombokPost

Jangan Lagi Menjadi TKI

Redaksi LombokPost

Sembilan PNS Loteng Dipecat

Redaksi LombokPost

Satu Desa Saja Disalurkan Dana Marbot

Redaksi LombokPost

Perangkat Desa Jadi Timses?

Redaksi LombokPost

Pemkab Tak Mampu Bayar Seluruh P3K

Redaksi LombokPost

226 Kepala Sekolah Dimutasi

Redaksi LombokPost