Lombok Post
Praya

Target Kunjungan Wisatawan ke NTB 4 Juta

KOLAM REKAN : Salah satu objek wisata baru kolam renang Odes di Jelojok Kopang Rembiga, Kecamatan Kopang Lombok Tengah, Sabtu (5/1) lalu.

PRAYA—Kunjungan wisatawan ke NTB tahun ini, ditargetkan 4 juta orang. Masing-masing 2 juta wisatawan asing, lalu 2 juta wisatawan domestik. Pemkab Lombok Tengah pun, siap menjadi penyumbang angka terbesar. Terlebih, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika mulai menunjukkan progres.

“Mudah-mudahan tercapai, mohon doa dan dukungannya,” seru Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) NTB HL Mohammad Faozal, usai menghadiri rapat persiapan bau nyale, kemarin (9/1).

Faozal mengatakan, kalau tahun lalu target kunjungan wisatawannya sebanyak 3,5 juta orang. Namun, bisa terealisasi sebanyak 2,8 juta orang. Penyebabnya, karena musibah gempa yang menerjang sejak Agustus hingga Desember.

Diperparah lagi, lanjutnya dengan penutupan pendakian Gunung Rinjani. Disatu sisi, jalur-jalur pendakian melalui Lombok Timur dan Lombok Utara, menjadi penyumbang angka kunjungan wisatawan. Awalnya, pemerintah provinsi pun bisa mengejar ketertinggalan. Namun, lagi-lagi musibah berdatangan silih berganti.

Dimulai dari gempa dan tsunami di wilayah Palu, Donggala dan Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah. Kemudian, tsunami di Pandeglang Provinsi Banten. “Karena pariwisata itu saling berkaitan, satu sama lain,” lanjut Faozal.

Kendati demikian, tekannya untuk mempersiapkan target tahun ini, Dispar NTB pun mulai menyiapkan langkah strategis. Dari amenitas, atau fasilitas diluar akomodasi yang dapat dimanfaatkan wisatawan, selama berwisata disatu destinasi tertentu. Kemudian, aksesibilitas atau tingkat kemudahan tujuan berwisata, dari jalan raya, jembatan, lampu penerangan, penginapan hingga fasilitas pendukung lainnya.

Terakhir, kata Faozal atraksi atau kegiatan-kegiatan, yang dapat menarik dan memikat wisatawan berdatangan. “Prinsipnya, tahun ini pariwisata daerah kita tercinta harus bangkit, pulih dan berjalan seperti biasa,” sambung Kepala Dinas Budpar Loteng HL Muhammad Putria.

Jika berbicara objek wisata, ungkap Putrie Loteng pun sudah tidak asing di dengar. Baik, nasional maupun internasional. Itu karena, di Loteng ada KEK Mandalika, didukung lagi dengan fasilitas Lombok International Airport (LIA). Loteng pun menargetkan diri, sebagai kiblat pariwisata dunia. “Insya Allah,” cetusnya.(dss/r2)

Berita Lainnya

Sekolah Desa Tidak Kalah dengan Kota

Redaksi LombokPost

Disnakertrans Serukan Berantas Tekong

Redaksi LombokPost

Loteng Masuk Seri Kejuaraan Paralayang Nasional

Redaksi LombokPost

Evaluasi Seluruh Kepala OPD

Redaksi LombokPost

Rais Ishak Siap Maju di Pilbup Loteng 2020

Redaksi LombokPost

PPK Penanganan Pascagempa Diganti

Redaksi LombokPost

Tingkatkan SDM, CPNS Jalani Pelatihan Dasar

Redaksi LombokPost

Pemkab Loteng Segera Bantu ITDC

Redaksi LombokPost

Loteng Butuh Banyak Dokter Umum

Redaksi LombokPost