Lombok Post
Headline Praya

UMK Loteng Jadi Rp 2 juta

H Masrun

PRAYA-Upah Minimum Kabupaten (UMK) di Lombok Tengah, dinaikan menjadi Rp 2.021.000 per bulan, dari sebelumnya sebesar Rp 1.832.500 per bulan. Para pemilik usaha dimana pun berada, diminta untuk mematuhi keputusan yang dimaksud.

“Mereka wajib membayar gaji karyawannya, minimal UMK tersebut,” pesan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Loteng H Masrun, Selasa (8/1) lalu.

Masrun membeberkan, total perusahaan di Loteng sendiri sebanyak 750. Itu yang terdata dan telah melaporkan perkembangan perusahaannya, di Disnakertrans. Sedangkan, data yang dipegang Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMP2TSP) setempat mencapai ribuan perusahaan. Baik skala besar, sedang maupun kecil.

Berapa pun jumlahnya, tekan Masrun perusahaan-perusahaan tersebut, wajib memperhatikan hak karyawannya. Begitu pula karyawan, wajib memperhatikan kewajibannya. “Dari sekian banyak perusahaan itu, 50 persen diantaranya sudah standar UMK. Bahkan, ada diatas UMK,” ujarnya.

50 persennya lagi, lanjutnya masih di bawah standar UMK. Kendati demikian, Disnakertrans tidak bisa memaksakannya. Khususnya, bagi perusahaan-perusahaan berskala sedang maupun kecil. Yang terpenting, mereka sudah membantu pemerintah membuka lapangan pekerjaan. “Itu saja,” cetus Masrun.

Lebih lanjut, pihaknya mengaku sudah mengkonfirmasi pemilik perusahaan bersangkutan. Mereka pun, sanggup menggaji karyawannya sesuai UMK. Dengan catatan, harus ada yang dikorbannya. Salah satu contoh, ada perusahaan penjualan barang dan jasa di Praya, memiliki karyawan 60 orang.

Mereka pun, ungkapnya siap mengikuti standar UMK, tapi 30 orang karyawan harus diberhentikan. “Ini namanya mencari solusi, tapi mendatangkan masalah baru. Jadi, kami maklumi saja lah,” ujar Masrun.(dss/r2)

Berita Lainnya

Tak Sungkan Korupsi Rumah Tuhan

Redaksi LombokPost

Komisioner Baru KPU NTB Dilantik Hari Ini

Redaksi LombokPost

Dorfin Felix, Bule Penyelundup Narkoba Kabur dari Polda NTB

Redaksi LombokPost

Izin PT Temada Tak Bermasalah

Redaksi LombokPost

Dana Desa Naik Rp 193,1 Miliar

Redaksi LombokPost

Dana Desa Naik Rp 193,1 Miliar

Redaksi LombokPost

Tiga Pos PMK Belum Berfungsi

Redaksi LombokPost

Mengenal Bobot Maksimum Caleg NasDem

Redaksi LombokPost

Pohon Pelindung Japan Minta Korban

Redaksi LombokPost