Lombok Post
Praya

Perawat Wajib Kantongi STR

DONOR DARAH: Para perawat di Lombok Tengah, saat konsultasi donor darah, belum lama ini.

        PRAYA-Para perawat di seluruh Lombok Tengah, wajib mengantongi surat tanda registrasi (STR). Jika tidak, maka tidak bisa mengabdikan diri dimana pun dan kapan pun. Termasuk, tidak boleh membuka praktik kesehatan.

“Untuk mendapatkannya, cukup mudah,” kata Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Loteng HL Najmul Erpan pada Lombok Post, kemarin (11/1).

Yang penting, terang Najmul para perawat bersangkutan lulus uji kompetensi (Ukom), diselenggarakan Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia (MTKI) dan Kementerian Kesehatan. Hanya saja, untuk mendapatkannya tidak mudah. Karena dari sekian banyak yang mengikuti, kebanyakan yang tidak lulus. Dari 50 orang misalnya, paling yang lulus 5-6 orang saja.

Najmul menekankan, sertifikat Ukom pun menjadi dokumen wajib, guna mendapatkan STR. Begitu lengkap, maka perawat bersangkutan akan menerima surat izin praktik (SIP), dari Dinas Kesehatan (Dikes) setempat. “Kalau SIP, mudah juga,” cetusnya.

Bagi yang ingin mengikuti, bebernya dipersilakan untuk mempersiapkan diri, karena awal tahun ini mulai di buka. Proses pendaftaran dimulai dari PPNI, lalu secara online ke pusat. Biaya administrasi pun, diserahkan ke pusat melalui bank yang sudah ditunjuk. “Kami tunggu,” seru pria yang kesehariannya bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya tersebut.

Ia menyerukan, agar tetap waspada dan hati-hati, karena diluar sana ada oknum tertentu yang memberi iming-iming kemudahan mendapatkan Ukom, maupun STR. Dengan catatan, mengeluarkan biaya berjuta-juta.

Lebih lanjut, Najmul menambahkan total perawat yang tergabung dalam PPNI Loteng sendiri, sebanyak 1.800 orang. Mereka tersebar di RSUD Praya, Puskesmas, Pustu, Polindes, rumah sakit swasta hingga klinik kesehatan. “Rata-rata perawat kita di Loteng, sudah STR,” sambung Kepala Dikes Loteng H Omdah, terpisah.(dss/r2)

Berita Lainnya

Sampah Tanggung jawab Bersama

Redaksi LombokPost

Pemalsuan Data Tes P3K Mencuat

Redaksi LombokPost

UPT Disdik Merasa Dilangkahi Terkait Mutasi Kepala Sekolah

Redaksi LombokPost

Rumah Rusak di Lombok Tengah Bertambah 3558 Unit

Redaksi LombokPost

RS Internasional Mandalika Telan Rp 112 Miliar

Redaksi LombokPost

Camat Prabarda Akan Diberhentikan Sementara

Redaksi LombokPost

Tim BUMDes Harus Bekerja Keras

Redaksi LombokPost

Lombok Tengah Terima Penghargaan Dari Kemendikbud

Redaksi LombokPost

Warga Ungga Ancam Segel Kantor Desa

Redaksi LombokPost