Lombok Post
Headline Kriminal

Tuntaskan Tunggakan Kasus Korupsi

Arif

MATARAM-Kajati NTB Arif memastikan ingin menyolidkan internal Kejaksaan Tinggi (Kejati), usai serah terima jabatan, kemarin (11/1). Langkah ini dilakukan sebelum menangani sejumlah tunggakan kasus yang belum tuntas.

”Saya ingin internal solid. Pembenahan di dalam sambil mempelajari hal (kasus, Red) yang sebelumnya,” kata Arif.

Dilantiknya Arif sebagai Kajati NTB diiringi dengan ekpektasi masyarakat atas penuntasan sejumlah kasus korupsi. Ekspektasi ini tak ditampik Ari. Dirinya akan berusaha sebaik mungkin bisa menjalankan tugas dengan baik sebagai Kajati.

”Kita usahakan dengan baik. Saya berharap juga untuk 2019 ini, karena baru (dilantik), bekerja dengan baik,” ujar dia.

Bagaimana dengan evaluasi penanganan perkara yang hanya menyasar level bawah saja? Arif menegaskan, masalah tersebut jadi masukan untuk dirinya. Apa yang belum tuntas, akan diupayakan selesai selama masa kepemimpinannya.

Lebih lanjut, mantan Kajari Bima ini juga menyebut tidak ada intervensi untuk setiap penanganan kasus di Kejati NTB. Selama terdapat bukti cukup, jaksa penyidik bisa menetapkan seseorang sebagai tersangka.

”Kalau saya orangnya independen saja. Tidak ada intervensi apapun. Kita laksanakan penegakan hukum sebaik-baiknya,” tegas dia.

Sementara itu, Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengutarakan harapannya dengan Kajati Arif. Menurut dia, selama ini hubungan antara pimpinan di NTB telah terjalin sangat baik. ”Sangat mesra. Mudah-mudahan dengan kedatangan Pak Arif bisa menambah kemesraan itu,” kata Zul.

”Apalagi beliau bukan orang baru, pernah jadi Kajari di Bima, saya kira akan lebih mudah,” tambahnya.

Mengenai penanganan kasus yang berkaitan dengan Pemprov, Zul mengaku tak mempersoalkannya. Menurut dia, semua orang sama di mata hukum. Jadi, tak ada keistimewaan terhadap orang-orang tertentu, apabila mereka terlibat kasus.

”Tidak ada privilege. Penegakan hukum, semua sama di mata hukum,” ujar Zul.

(dit/r2)

Berita Lainnya

Demi Meratus, Ribuan Orang di Kalsel Bersama-sama Menulis Surat ke Presiden

Redaksi LombokPost

Mantan Bupati Zaini Akan Diklarifikasi Terkait KSO PT Tripat dan PT Bliss

Redaksi LombokPost

Jaksa Serahkan Memori Banding Perkara Muhir

Redaksi LombokPost

Polda Tak Hadir, Praperadilan Ganti Rugi Ditunda

Redaksi LombokPost

Oknum Polisi Terancam 13 Tahun Penjara

Redaksi LombokPost

Kejari Mataram Canangkan WBK dan WBBM

Redaksi LombokPost

LHA Sosialisasi 13 Perda di Loteng

Redaksi Lombok Post

Fasilitator Diganjar Penghargaan

Redaksi LombokPost

TNI AL Gagalkan Penyelundupan Burung

Redaksi LombokPost