Lombok Post
Kriminal

Tiga Siswa Kompak Curi Motor

KENA TANGKAP: Ketiga pelajar berinisial MR, FAT, dan FAS ditangkap anggota Satreskrim Polres Mataram karena diduga mencuri motor, kemarin (15/1).

MATARAM-Satu unit motor Honda Scoopy membuat tiga oknum pelajar berinisial MR, 16 tahun; FAT, 16 tahun; dan FAS, 15 tahun menginap di sel tahanan Polres Mataram. Polisi menangkap ketiganya karena diduga mencuri motor akhir pekan lalu.

Ketiga pelaku sebenarnya bisa memilih untuk tak tertangkap polisi. Ini bermula ketika pelaku MR menemukan kunci motor korban yang masih tergantung di kontaknya. Motor korban diketahui terparkir di Wisma Pemda Dompu, Jalan Pendidikan, Kota Mataram.

”Pelaku tidak mengembalikan kepada yang punya. Kunci motor itu malah diambil dan dibawa pelaku. Itu (kunci) punya teman-teman mereka sendiri,” kata Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam, kemarin (15/1).

Setelah mengambil kunci, pelaku tidak langsung membawa kabur motor korban. Dia mempelajari kebiasaan korban yang kerap memarkir motornya di Wisma Pemda Dompu.

Jumat (11/1), pelaku melancarkan aksinya. Tindak pidana curanmor ini direncanakan bersama dua rekannya, yakni FAT dan FAS. Mereka membawa kabur motor pelaku menggunakan kunci kontak asli.

”Mereka pakai kunci asli. Kunci itu yang sebelumnya diambil sama pelaku,” ujar dia.

Setelah mengambil motor, pelaku melakukan sedikit modifikasi terhadap barang curian mereka. Pelaku MR mengambil Shock breaker atau peredam kejut di motor korban. Benda tersebut kemudian dipindah ke motor Honda Beat miliknya. Selanjutnya, tutup vanbelt dan saringan udara diambil FAT dan ditukar ke motornya.

Tak puas dengan mempereteli suku cadang, pelaku berencana menjual motor tersebut. Informasi penjualan motor curian didengar Tim Resmob 701 Satreskrim Polres Mataram. Karena itu, Senin malam (14/1), tim berpura-pura sebagai pembeli motor curian.

Transaksi disepakati di BTN Sweta, Kota Mataram. Saat tiba di lokasi, petugas melihat ketiga pelaku beserta motor Honda Scoopy yang hendak dijual.

Kapolres mengatakan, sebelum menangkap pelaku, anggotanya mengecek nomor rangka dan mesin motor. Setelah cocok dengan laporan terkait motor yang hilang, tim Resmob 701 langsung meringkus ketiga pelaku.

”Motornya itu sudah tanpa pelat nomor kendaraan. Saat dicek, cocok dengan motor yang hilang di Wisma Dompu,” beber Alam.

Dalam penangkapan tersebut, tim mengamankan satu unit motor curian, satu lembar STNK asli, satu unit motor Honda Beat milik pelaku MR, serta satu unit motor Honda Scoopy kepunyaan pelaku FAT.

Kapolres mengatakan, karena masih berstatus anak, ketiga pelaku diberikan perlakuan khusus selama proses penyidikan. Penyidik juga tidak menahan mereka di sel tahanan Polres Mataram.

”Sementara kita titipkan di lapas anak,” tandas Alam.(dit/r2)

Berita Lainnya

Jual Sabu Untuk Modal Kawin, Dua Sejoli Kompak Masuk Bui

Redaksi LombokPost

Nyabu Biar Lebih Bergairah

Redaksi Lombok Post

Mantan Kepala Kemenag Bima Ditahan, Tersandung Korupsi Tunjangan Guru di Bima

Redaksi Lombok Post

Zaini Arony Diklarifikasi Soal LCC

Redaksi LombokPost

Tersangka Penyuap Imigrasi Segera Diadili

Redaksi LombokPost

Rekanan Proyek THR Diklarifikasi

Dae Ferra Berkelit Tak Terima Fee

Cari Selamat, Maling Amatir Hianati Kawan

Dorfin Dituntut 20 Tahun Penjara

Redaksi LombokPost