Lombok Post
Metropolis

Pengangkatan P3K Menunggu Juknis

H Effendi Eko Saswito

MATARAM-Pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) menjadi angin segar bagi ribuan pegawai honorer di NTB. Termasuk honorer di Kota Mataram. Terbitnya peraturan pemerintah (PP) nomor 49 tahun 2018 tentang P3K seakan memberikan harapan bagi pegawai honorer untuk lebih sejahtera.

Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito mengaku, sejauh ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) mengenai P3K tersebut. Meskipun di sejumlah media telah menyampaikan mengenai petunjuk teknis pengangkatan P3K itu. Namun hingga kini, pihaknya belum mendapatkan surat resmi dari pemerintah pusat.

“P3K belum ada juknisnya kok. Kalau pun ada, lebih baik diangkat saja langsung menjadi PNS,” kata Eko.

Dikatakan Eko, P3K ini memang telah diatur dalam undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara (ASN). Dalam aturan tersebut pegawai pemerintah itu ada dua. Yakni pegawai negeri sipil atau ASN dan P3K. “Kalau saya lebih baik diangkat menjadi PNS saja karena beda di pensiun saja. P3K tidak dapat pensiun, sementara PNS ada uang pensiunnya,” sebutnya.

Ia berharap, P3K ini dapat memberikan harapan kepada honorer di Kota Mataram. Terutama  bagi  calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang tak bisa ikut tes CPNS beberapa waktu lalu lantaran terbentur aturan usia. “P3K ini kita harapkan gajinya tetap dari APBN. Tidak membebani daerah,” paparnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Mataram Baiq Nelly Kusumawati menuturkan, honorer yang akan diangkat jadi P3K akan menjalani seleksi seperti CPNS. Namun terlebih dahulu masing-masing daerah mengajukan kebutuhan. “Ya kita tunggu saja,” tukasnya. (jay/r5)

Berita Lainnya

Buat Wisata Kuliner Ikan di Sekarbela

Redaksi LombokPost

Muhir Keok, Malik Melenggang

Redaksi LombokPost

Jadup Mulai Ada Titik Terang

Redaksi LombokPost

Aneh, Usulan Perda Koperasi Dihapus Begitu Saja

Redaksi LombokPost

Zohri Kembali Pertajam Rekor Jadi 10,13 Detik

Redaksi LombokPost

Partai Beringin Panas Dingin

Redaksi LombokPost

Gubernur Bantah Ucapkan Selamat kepada Calon Presiden Tertentu

Redaksi LombokPost

Gubernur Zul Yakin Jokowi Tak Cuekin NTB

Redaksi LombokPost

Kebutuhan Uang Selama Ramadan Rp 2,9 Triliun

Redaksi LombokPost