Lombok Post
Kriminal

Percepat Proses Pencairan dan Pembangunan Rumah Korban Gempa

KOREM 162/WB UNTUK LOMBOK POST ATENSI REHABILITASI: Danrem 162/WB Kolonel Ahmad Rizal Ramdhani memberi keterangan mengenai langkah-langkah percepatan di proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa, belum lama ini.

MATARAM-Korem 162/Wira Bhakti mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa. Bersama instansi terkait, TNI akan membuka loket-loket pembayaran hingga tingkat kecamatan.

Danrem 162/WB Kolonel Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, koordinasi terus dilakukan jajarannya bersama instansi terkait. Langkah ini diharapkan bisa mempercepat pelayanan kepada masyarakat yang menjadi korban gempa.

”Tujuan kita itu, termasuk mempercepat proses pencairan dan pembangunan dengan skala prioritas,” kata Danrem.

Sejauh ini, fasilitator terus mendorong masyarakat untuk membentuk pokmas. Pembentukan pokmas menjadi syarat penting agar bantuan perbaikan rumah untuk kategori rusak ringan hingga berat, bisa segera cair.

”Fasilitator umum, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas dengan maksimal mendorong masyarakat untuk membentuk pokmas,” ujar dia.

Menurut Danrem, dana perbaikan rumah telah disalurkan ke rekening masing-masing pokmas. Namun, ada beberapa masyarakat korban gempa yang sudah terdaftar, tetapi belum menerima dana.

Mengenai hal tersebut, Rizal meminta masyarakat untuk bersabar. Tim masih melakukan sinkronisasi antara nama dan alamat. ”Kadang ada yang namanya sama tapi alamatnya berbeda dengan KTP,” tuturnya.

”Ini (pencairan) kita lakukan dengan hati-hati karena tangung jawabnya besar,” tambah Danrem.

Rizal juga menyampaikan kepada warga yang belum terdta untuk segera melapor ke fasilitator. Pelaporan yang cepat bisa ditindaklanjuti fasilitator dengan mengajukan data baru korban gempa untuk dilakukan verifikasi.

”Gempa kemarin kan berkali-kali, bisa saja rumah yang rusak ringan jadi rusak berat dan seterusnya,” tandas Rizal.(dit/r2)

Berita Lainnya

Jual Sabu Untuk Modal Kawin, Dua Sejoli Kompak Masuk Bui

Redaksi LombokPost

Nyabu Biar Lebih Bergairah

Redaksi Lombok Post

Mantan Kepala Kemenag Bima Ditahan, Tersandung Korupsi Tunjangan Guru di Bima

Redaksi Lombok Post

Zaini Arony Diklarifikasi Soal LCC

Redaksi LombokPost

Tersangka Penyuap Imigrasi Segera Diadili

Redaksi LombokPost

Rekanan Proyek THR Diklarifikasi

Dae Ferra Berkelit Tak Terima Fee

Cari Selamat, Maling Amatir Hianati Kawan

Dorfin Dituntut 20 Tahun Penjara

Redaksi LombokPost