Lombok Post
Kriminal

Banyak Warga Belum Sadar Hukum

MATARAM-Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) wilayah NTB melakukan sosialisasi peningkatan kesadaran hukum, kemarin (8/2). Kegiatan ini dirangkai bakti sosial dengan membagikan makanan gratis bagi warga kurang mampu.

Sosialisasi kesadaran hukum yang diinisiasi organisasi kewanitaan kejaksaan dilakukan di tiga titik di Kota Mataram. Yakni, Taman Sangkareang, Loang Baloq, dan Jalan Panji Tilar.

Ketua IAD wilayah NTB Sri Wahyuningsih Arif mengatakan, kegiatan ini merupakan program kerja IAD di sosial budaya. Melakukan kegiatan sosial sekaligus memberi penyuluhan mengenai hukum bagi masyarakat biasa.

IAD NTB berusaha menyasar masyarakat banyak mengenai pentingnya kesadaran hukum. Karena itu, kegiatan kemarin dilakukan di tiga tempat dan dirangkai dengan program sosial.

”Kita rangkai juga dengan pemberian makanan gratis bagi warga kurang mampu,” kata Sri.

Sri menjelaskan, peningkatan kesadaran hukum, diharapkan membuat masyarakat menghindari hal-hal yang melanggar aturan. Mengerti seperti apa hukum mengatur kehidupan sosial bagi masyarakat.

”(Tujuannya) bukan agar takut dengan hukum. Tetapi, hidup bisa lebih tertib ketika mengetahui seperti apa itu hukum,” terang dia.

Menurut Sri, kegiatan kesadaran hukum dari IAD sekaligus membantu tugas dari institusi kejaksaan. Selama ini, Kejati NTB juga kerap melakukan penyuluhan hukum bagi pelajar melalui program jaksa masuk sekolah (JMS).

”Jadi kita juga berkesinambungan dengan kejaksaan. Saling menguatkan dan meningkatkan kinerja organisasi kejaksaan,” tandas dia.(dit/r2)

Berita Lainnya

Jual Sabu Untuk Modal Kawin, Dua Sejoli Kompak Masuk Bui

Redaksi LombokPost

Nyabu Biar Lebih Bergairah

Redaksi Lombok Post

Mantan Kepala Kemenag Bima Ditahan, Tersandung Korupsi Tunjangan Guru di Bima

Redaksi Lombok Post

Zaini Arony Diklarifikasi Soal LCC

Redaksi LombokPost

Tersangka Penyuap Imigrasi Segera Diadili

Redaksi LombokPost

Rekanan Proyek THR Diklarifikasi

Dae Ferra Berkelit Tak Terima Fee

Cari Selamat, Maling Amatir Hianati Kawan

Dorfin Dituntut 20 Tahun Penjara

Redaksi LombokPost