Lombok Post
Ekonomi Bisnis

Pemda Dilarang Rapat di Hotel

Teddy Sanyoto

MATARAM-Kepala Bidang Pariwisata Kadin NTB Teddy Sanyoto menilai kebijakan baru yang dikeluarkan Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo, terkait larangan kegiatan rapat pemerintah daerah di hotel tidak memiliki korelasi.

”Kami harap statement menteri dalam negeri itu hanya emosi sesaat,” katanya pada Lombok Post, kemarin (8/2).

Sebelumnya, menteri era Jokowi ini mengeluarkan standar operasional prosedur (SOP) baru. Terkait urusan daerah, urusan kementerian harus dibahas di gedung kementerian atau pemerintahan di daerah. Langkah ini dianggap Owner Golden Palace Hotel ini akan mematikan industri pariwisata, khususnya NTB.

”Rata-rata MICE di Kota Mataram ini kontribusinya 70 persen, kalau ini berlaku jelas-jelas akan membunuh industri pariwisata,” tegasnya.

Apalagi dengan kondisi NTB sedang diguncang gempa sejak Agustus lalu, hingga tingginya harga tiket dan pemberlakuan bagasi berbayar. Mengingat perkembangan bisnis perhotelan di Mataram menyumbang pajak yang cukup besar.

”Kami harap Gubernur NTB bisa memperjuangkan dan memperhatikan kondisi ini,” cetusnya.

Tak hanya itu, orang nomor satu di hotel bintang empat itu juga meminta pemda segera melobi pemerintah pusat. Jika tidak, bisnis pariwisata di daerah-daerah kecil , seperti NTB bisa mati.

”Pemerintah daerah harus cepat bersikap,” katanya.

Ia meminta pemerintah jangan menganggap peran serta pihak swasta tidak bermanfaat. Karena, dengan berdirinya hotel-hotel, menyumbang kontribusi utuk pembangunan daerah.

”Jika larangan meeting di hotel berlaku, ini merupakan kebijaksanaan yang tidak bijaksana. Akhirnya semua akan hancur,” tandasnya.(tea/r4)

Berita Lainnya

Rucika Perkenalkan Sistem Air Buangan Hygienic System

Redaksi Lombok Post

Promo Special dan Hiburan Rakyat jadi Daya Tarik SAFARI FIFGROUP 2019

Redaksi Lombok Post

Telkomsel Hadirkan Kuota Keluarga

Redaksi Lombok Post

BUMN Gelar Jalan Sehat dan Pasar Murah di Mataram

Redaksi Lombok Post

KUR BRI Tumbuh Rp 60 Miliar

Redaksi LombokPost

Travel Agent Dukung Rencana Mengundang Maskapai Asing

Redaksi LombokPost

Mudik, Peserta JKN KIS Tetap Dilayani

Bank Mandiri Serahkan CSR ke Tiga Sekolah di Loteng

Lima Ribu Paket Sembako dari BNI Untuk Keluarga PMI