Lombok Post
Praya

Warga Ingin Risha Tapi Panel Terbatas

PANEL RISHA: Berjejer alat-alat yang digunakan untuk membuat panel Risha di Desa Selebung, Kecamatan Batukliang Lombok Tengah, Sabtu (9/2).

PRAYA-Sepertinya, penanganan rumah rusak berat di Kecamatan Batukliang dan Batukliang Utara Lombok Tengah, membutuhkan waktu lebih lama. Masalahnya, panel dan baut rumah instan sederhana sehat (Risha) terbatas. Disisi lain, mayoritas warga ingin memiliki rumah seperti itu.

“Kalau kita hitung-hitung, bisa-bisa lebih cepat kita tangani rumah rusak sedang dan ringan, dari pada yang berat,” keluh Camat BKU HL Wiraningsun pada Lombok Post, Sabtu (9/2).

Padahal, kata Wiraningsun dari sisi jumlah, lebih banyak rumah rusak sedang dan ringan, dari pada rusak berat. Kalau berbicara proses pengerjaan dan perbaikannya, memang lebih cepat. Namun, seharusnya bisa diselesaikan dalam waktu yang sama.

Pantauan Lombok Post, di Desa Teratak dan Desa Selebung jumlah Risha yang terbangun bisa dihitung jari. Padahal jumlah yang terkena dampak gempa mencapai 4.139 unit. 1.763 unit diantaranya di Desa Teratak dan 2.376 unit di Desa Selebung. Untuk menangani dua desa itu saja, didirikan penyedia panel Risha.

Para pekerja, nampak sibuk merakit, membuat dan menyusun panel Risha. Kedatangan Lombok Post pun, seolah tidak dipedulikannya. Sepertinya, mereka berpacu dengan waktu. Lokasi perusahaan di Desa Selebung, tepatnya samping pasar Selebung. “Kalau desa-desa lain, diambil dari tempat lain,” sambung Wiraningsun, didampingi Camat Batukliang HL Sabit.

Seperti itulah, lanjutnya progres penanganan pascagempa di Kecamatan BKU. “Bisa dikatakan sama saja,” sambung Camat Batukliang HL Sabit.

Kendati demikian, pihaknya berharap perusahaan penyedia panel dan baut Risha, bisa mempercepat. Dengan begitu, warga dengan cepat pula membangun dan menempati rumahnya masing-masing. “Seperti itulah,” keluh Sabit.(dss/r2)

Berita Lainnya

Pemerintah Sosialisasi Pembangunan Jalan LIA-KEK

Redaksi LombokPost

Job Fair Sediakan 5.255 Lowongan

Redaksi LombokPost

Sarankan Pelatihan Singkat untuk Pekerja KEK Mandalika 2020

Redaksi LombokPost

Loteng Termasuk Pengirim TKI Illegal Terbesar

Redaksi LombokPost

Kemenag Loteng Bersiap Dirikan PLHUT

Redaksi LombokPost

Loteng Gelar Festival Kuliner Tempo Doeloe

Redaksi LombokPost

LIA Terus Berbenah, Tambah Kapasitas Parkir Pesawat

Redaksi LombokPost

Selama Ramadan Kota Praya Benderang

Redaksi LombokPost

Perempuan Harus Ikut Membangun Daerah

Redaksi LombokPost