Lombok Post
Ekonomi Bisnis

Alhamdulillah, Angin Segar dari Garuda Indonesia

LEPAS LANDAS: Pesawat Citilink tengah lepas landas dari Bandara ZAM Lombok, beberapa waktu yang lalu.

MATARAM-Tarif tiket pesawat maskapai penerbangan Garuda Indonesia resmi turun sejak (14/2). Hal itu pun terpantau turun di sejumlah situs perjalanan tiket online.

Turunnya tarif maskapai Garuda Indonesia  dan jajaran grupnya ini menjadi angin bagi pariwisata NTB. Kini harga yang diberikan maskapai plat merah ini makin terjangkau, bahkan sudah mendekati tarif tiket maskapai lainnya. ”Penurunan hingga 20 persen ini merupakan penyesuain harga,” kata Sales and Service Manager Branch Garuda Indonesia Office Lombok Novian pada Lombok Post, kemarin (15/2).

Dia mengatakan, Garuda Indonesia tidak pernah menurunkan harga tiket sejak 2016 lalu hingga saat ini. Sehingga, dengan adanya penurunan kali ini, bisa menjadi solusi. ”Penurunan ini bukti Garuda Indonesia mendengarkan aspirasi masyarakat,” tuturnya.

Dengan adanya penurunan, Novian optimis jumlah penumpang Garuda Indonesia Group akan meningkat. ”Hal ini sejalan dengan aspirasi masyarakat dan sejumlah asosiasi industri nasional, serta arahan presiden,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra dalam keterangannya (14/2).

Pantauan Lombok Post di salah satu situs perjalanan tiket online. Tarif tiket Garuda Indonesia Group memang sudah turun. Bahkan, Citilink menempati posisi pertama yang menjual tiket dengan harga yang paling murah untuk Sabtu (16/2). Jakarta-Lombok dibanderol Rp 1,026.520. Kemudian, di urutan kedua Lion Air dengan harga Rp 1.115.000 dan Rp 1.203.000. Sementara itu, Garuda Indonesia dengan tariff Rp 1,569.399, selanjutnya Batik Air yang dibanderol Rp 1.773.000.

Terpisah, Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Astindo) NTB Awanadhi Aswinabawa menilai dampak akibat tingginya harga tiket hampir dirasakan semua sektor. ”Situasi saat ini sangat berat bagi pariwisata NTB,” jelas Awan.

Dia berharap ada upaya nyata pemerintah untuk menarik minat wisatawan. ”Tapi, faktor eksternal kita tidak mendukung,” tuturnya. (tea/r4)

Berita Lainnya

BNI Tebar 100 Ribu Bingkisan Ramadan

LSP Pariwisata Anging Mamiri Sertifikasi Karyawan Hotel

Redaksi Lombok Post

BPJS Ketenagakerjaan Untuk Kesejahteraan Pekerja

Era Baru, HUT Pegadaian Ke-118 Bersama Judika

BNI Ajak UMKM NTB Tingkatkan Kinerja Ekspor

KEMENPERIN Soroti Tumbuh Kembang IKM

Pupuk Kaltim Pastikan Stok NTB Memadai

Konsumen Harus Cerdas dalam Memilih

MHA Bersihkan Pantai Kuta