Lombok Post
Metropolis

Fatwir Jabat Kadis Pendidikan

PEJABAT BARU: Lima pejabat eselon II Pemkot Mataram dilantik, kemarin (15/2) sore. Mereka mengisi pos-pos kosong yang selama ini lowong setelah mutasi Januari lalu.

MATARAM-Hembusan kabar dari internal pemkot, sempat menyebut Kepala Sekolah SMAN 2 Mataram Sahnan menjadi Kepala Dinas Pendidikan. Tapi rupanya di last minute (menit-menit terakhir) nama Sahnan kalah pamor dengan HL Fatwir Uzali.

Selain itu ada nama Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) yang memunculkan Lalu Johari. Ia sebelumnya adalah Kepala Bidang Perindustrian, Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Diskoperin) Kota Mataram.

Johari berhasil menyingkirkan nama Nizar Deny Cahyadi, Sekretaris BKD. Atau H Irwan Harimansyah, Kepala Bidang Tata Ruang, PUPR Kota Mataram. “Dia (Johari) masuk tiga besar kok dari proses pansel,” tegas H Ahyar Abduh, Wali Kota Mataram.

Karenannya saat memilih nama yang layak duduk sebagai pejabat eselon II. Ahyar memastikan semua sudah sesuai prosedur. Dengan mempertimbangan tiga nama rekomendasi tim pansel. Yang dinilai masuk dalam tiga besar dari bobot nilai. “Kalau tidak sesuai prosedur keputusannya bisa dibatalkan. Tidak sah,” tegasnya.

Karenanya ia telah mempertimbangkan sesuai prosedur dan dasar aturan yang berlaku. Dalam pengangkatan pejabat lingkup Pemkot Mataram. Selain dari sisi bobot nilai setelah di seleksi, Ahyar juga mengaku mempertimbangkan pengangkatan pejabat dari sisi track record.

“Semua masukan saya terima. Saya dengarkan dan pertimbangkan. Mereka-mereka ini saya kenal kok, jadi sudah saya tahu karakter masing-masing,” ulasnya.

Termasuk akhirnya saat pengangkatan pejabat lebih cepat dari biasanya. Jika dulu selalu ada jeda sampai satu minggu lebih. Sampai kemudian memutuskan siapa saja yang layak duduk menempati posisi tertentu.

Tapi pada mutasi kali ini, Ahyar hanya punya waktu sekitar 1 hari. Sebelum dengan mantap menetapkan keputusannya. “Saya dilaporkan kemarin malam, kemudian langsung diproses surat. Minta rekomendasi dari KASN saya butuh waktu satu malam,” ulasnya.

Ia melihat orang-orang yang ia pilih bisa bekerja keras. Di sisa waktu kepemimpinannya hingga tahun 2020. Ia yakin beberapa program yang telah ia canangkan bisa dituntaskan dengan baik oleh para pejabat baru itu. “Mewujudkan visi misi saya,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan yang baru saja dilantik HL Fatwir Uzali mengatakan, ia siap melakukan pembenahan besar-besaran di dalam tubuh dinas pendidikan. “Pertama saya ingin meningkatkan mutu pendidikan di kota,” kata Fatwir.

Peningkatan mutu ini ia yakin akan berdampak pada perubahan kualitas pelayanan pendidikan. Baik di kantor dinas hingga sekolah-sekolah yang ada di Kota Mataram. “Ini akan jadi fokus saya,” terangnya.

Berikutnya Ujian Nasional (UN) yang sudah semakin dekat waktunya. Membuat Fatwir ingin segera mengumpulkan kepala sekolah. Lalu menanyai persiapan mereka menghadapinya. “Paling tidak dapodik harus segera rampung,” terangnya.

Pemantauan anak-anak kelas IX yang segera akan menghadapi UN juga jadi fokus perhatiannya. Sehingga, hasil dari ujian kelak tidak mengecewakan. Anak-anak di kota pun dapat merih hasil nilai  yang terbaik. “Semoga bisa segara kami selesaikan,” tandasnya. (zad/r7)

Berita Lainnya

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Dapil Satu-Dua Milik Kepala Garuda

320 Jamaah Belum Lunasi BPIH

Korban Gempa Tarawih di Masjid Darurat

Caleg Gagal Malas Hadiri Rapat Paripurna

Pansus DPRD Terima LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2018

Perjuangan Para Pahlawan Demokrasi Mewujudkan Pemilu Jujur dan Adil

Restoran Siap Saji Dapat Toleransi