Lombok Post
Metropolis

Pembebasan Lahan Tuntas Tahun Ini

HM Syakirin Hukmi

MATARAM-Pemerintah Kota Mataram akan membayar kekurangan dana pembebasan lahan pembangunan kantor baru wali kota Mataram. Kantor yang akan dibangun di Jalan Lingkar Selatan itu pembebasan lahannya dibayarkan tiga kali.

 “Tahun ini akan kita selesaikan sisa pembayaran lahan kantor wali kota di Jalan Lingkar Selatan,” kata Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram HM Syakirin Hukmi, pekan lalu

Lahan pembangunan kantor wali kota Mataram dengan luas 2,6 hektare sudah diappraisal sebelum dilakukan pembayaran tahap pertama tahun lalu. Syakirin mengatakan, pembebasan lahan pembangunan kantor wali kota Mataram sudah ada kesepekatan harga. Harga pada tahun 2018 tidak akan naik pada tahun ini.

Secara keseluruhan kata dia,  lahan dengan luas 2,6 hektare dihargakan Rp 68 miliar lebih dengan tiga kali pembayaran. Pada 2018 lalu pemkot  sudah membayar tahap pertama dari APBDP Rp  31,1 miliar. Sementara pembayaran tahap kedua akan dilakukan Maret dari APBD murni sebesar Rp 29,9 miliar. Kemudian sisanya Rp 7,1 miliar dari APBD Perubahan 2019.

Lebih lanjut Syakirin mengatakan, untuk pembebasan lahan tepi sungai di Pejeruk Ampenan yang akan dimanfaatkan sebagai jalan sudah diappraisal. Bahkan pihaknya sudah bertemu dengan masyarakat dan akan mengadakan pengukuran. “Dalam waktu dekat ini akan kita ukur,” akunya

Sedangkan untuk pembebasan  lahan untuk jalan di Gontoran Lombok Barat akan dilakukan pendataan kepemilikan. Karena ditemukan tanah Pecatu Kiai Lombok Barat. Sehingga, pihaknya akan bersurat ke pemerintah Lombok Barat. “Ini akan kita konfirmasi ke Pemkab Lobar dulu,” tuturnya.

Begitu juga dengan pembebasan lahan untuk jalan di Jempong Baru akan dilakukan secepatnya. Pihaknya akan memfasilitasi warga agar nantinya memilikli akses jalan di kompleks tersebut.

Syakirin menyebutkan, pembebasan lahan di luar lahan kantor wali kota pihaknya menyiapkan anggaran sekitar Rp 50 miliar. Untuk pembebasan lahan di Gontoran disiapkan Rp 5 miliar. Sementara untuk pembebasan lahan tepi sungai sekitar Rp 8 sampai Rp 10 miliar. (jay/r7)

Berita Lainnya

Rekonstruksi Sudah Progresif, Presiden Instruksikan Jajaran Terus Lakukan Percepatan

Redaksi LombokPost

Kabar Gembira untuk Infrastruktur

Redaksi LombokPost

Revitalisasi KBC Dilanjutkan, Ini Sumber Dananya

Redaksi LombokPost

Durian Runtuh buat PNS, Rapelan Gaji Masih Tunggu Hitungan Taspen

Redaksi LombokPost

Cara Menghilangkan Bau Tak Sedap di Sepatu ala BROOK.LIN

Redaksi LombokPost

Relokasi Dua Pasar Belum Jelas

Redaksi LombokPost

Warga Harus Tetap Waspada DBD

Redaksi LombokPost

Dua Jempol untuk Dinas PUPR

Redaksi LombokPost

Ahyar Bisiki Presiden Jokowi, Rehab Rekon Terkendala Semen dan Tukang

Redaksi LombokPost