Lombok Post
Metropolis

RSUD Kota Gelar Pameran Lukisan dan Fotografi

PEMBUKAAN: Direktur RSUD Kota Mataram dr Lalu Herman Mahaputra (kiri) menyerahkan sebuah foto sebagai tanda dibukanya pameran lukisan menyambut HUT ke-9 RSUD Kota Mataram, kemarin (15/2).

MATARAM-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram selalu  memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang berobat. Kali ini, RSUD Kota Mataram menggelar pameran lukisan dan fotografi dalam rangka menyambut HUT yang ke-9. Menariknya, pameran lukisan tersebut juga dibuka untuk umum dengan tema bebas.

“Masyarakat umum baik Lombok hingga Sumbawa boleh mengirimkan karya mereka ke kami,” ujar Direktur RSUD Kota Mataram dr Lalu Herman Mahaputra usai pembukaan kegiatan pameran lukisan, kemarin (15/2).

Herman menuturkan, pameran lukisan berawal dari salah satu dokter di RSUD Kota Mataram yang memiliki bakat melukis. Hal ini pun ditangkap Herman sebagai hal menarik untuk mengubah kesan rumah sakit bagi para pasien. “Tetapi kita suguhkan dengan keindahan dan itu saya berharap merupakan salah satu bentuk terapi untuk kesembuhan pasien yang berkunjung ke sini,” sambungnya.

Ia melanjutkan, seni memang sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari hari. Artinya, seni itu adalah sebuah anugerah yang memang perlu di kembangkan, seperti lukisan. Hal ini juga melatih keseimbangan yang ada di otak kiri dan otak kanan.

“Tentunya kita berharap kegiatan melukis ini bisa diikuti semua orang dan kita menjadikannya sebagai spirit untuk semua pasien,” jelasnya.

Tema pameran lukisan itu tidak dikhususkan. Artinya, semua bisa melukis dengan tema bebas namun positif. Seni itu tidak terpaku oleh sebuah batasan. Tetapi bentuk inspirasi yang perlu dikembangkan oleh masing-masing yang memiliki talenta itu. “Saya pikir belum pernah ada rumah sakit yang menjadi seperti ini,” kata Herman.

Lukisan-lukisan yang terkumpul nantinya akan dipajang di seluruh ruangan. Hal ini tentu akan membuat RSUD Kota Mataram berbeda dibandingkan ruang sakit lainnya. “Saya itu suka sama hal yang berbeda,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga menawarkan hadiah menarik bagi lukisan terbaik nantinya. Tentunya dengan melihat respons masyarakat terlebih dahulu. “Silakan ikut berpartisipasi,” tandasnya.

Kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan RSUD Kota Mataram. Selain itu juga bentuk mendukung pelayanan medical tourism. Bahkan ia membuka kesempatan untuk para wisatawan ikut berpatisipasi dalam melukis dan fotografi. “Artinya, melalui rumah sakit ini untuk meluangkan inspirasi. Kita akan buka penerimaan karya paling lambat hingga 2 Maret mendatang,” pungkasnya

Sementara itu, pelukis yang juga dokter Anastesi RSUD Kota Mataram dr Anak Agung Gde Krisnayana menuturkan, pameran tersebut untuk menggerak fungsi otak kanan dan otak kiri. Terutama bagi semua dokter, perawat hingga staf RSUD Kota Mataram. “Seperti merawat pasien, otak kirinya saja yang jalan, tapi yang kanan tidak,” katanya.

Krinayana mengatakan, pameran tersebut dibagi dua. Yakni pameran lukisan dan pameran fotografi. Selain dinilai juri, lukisan maupun fotografi itu juga dinilai masyarakat yang datang ke RSUD. Sementara untuk tema, melihat animo masyarkat yang tinggi, diputuskan menggunakan tema bebas. “Yang penting berani memanjang karyanya, berani mengeluarkan ide ide seninya, kita tamping,” tandasnya. (fer/r7/*)

Berita Lainnya

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Dapil Satu-Dua Milik Kepala Garuda

320 Jamaah Belum Lunasi BPIH

Korban Gempa Tarawih di Masjid Darurat

Caleg Gagal Malas Hadiri Rapat Paripurna

Pansus DPRD Terima LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2018

Perjuangan Para Pahlawan Demokrasi Mewujudkan Pemilu Jujur dan Adil

Restoran Siap Saji Dapat Toleransi