Lombok Post
Tanjung

Bentuk Satgas, Disnaker PMPTSP KLU Pantau Hotel Tak Berizin

TANJUNG-Dinas Tenaga Kerja Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP) Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus memantau hotel-hotel tak berizin. Bahkan pemkab berencana membentuk tim satuan tugas (satgas) yang memeriksa keberadaan hotel-hotel “siluman” tersebut.

“Minggu ini satgas akan mulai turun ke semua hotel di KLU untuk memeriksa perizinannya,” kata Kepala Disnaker PMPTSP KLU Agus Tisno saat ditemui di ruangannya, kemarin (18/2).

Ia menuturkan, satgas tersebut diketuai langsung sekertaris daerah (sekda) dengan sekretaris kepala Disnaker PMPTSP. Tim ini bertugas memeriksa perizinan hotel yang ada. Sekaligus menyaring semua rekomendasi tim koordinasi penataan ruang daerah (TKPRD), termasuk dari sosial masyarakatnya.

“Di seluruh daerah juga begitu, ada satgas yang tugasnya mengawasi dan menentukan layak tidaknya izin hotel itu ditindak lanjuti,” tegasnya.

Agus menilai, saat ini kerap kali pengusaha berani membangun hotel dan fasilitasnya jika TKPRD sudah keluar. Padahal TKPRD hanya menjadi salah satu syarat saja. Selain itu ada sejumlah perizinan yang harus dipenuhi. Terutama İzin Mendirikan Bangunan (IMB).

“Soal TKPRD ini, nanti satgas yang akan menilai dari segi sosial masyarakatnya apa sudah memenuhi syarat atau tidak,” ujarnya.

Menurutnya jika nanti ditemukan ada hotel yang tidak lengkap izinnya, satgas akan langusng mengimbau untuk segera melengkapinya. Hal ini untuk mempermudah pemkab dalam melakukan penarikan retribusi. Pihaknya ingin berbenah dengan menertibkan semua izin. Ia meminta pada semua pengusaha agar taat aturan yang ada. (fer/r3)

Berita Lainnya

Progres RTG Belum Sesuai Harapan

Bupati Dorong Percepatan Pembangunan di KLU

DASI dan Lombok Post Buka Puasa dengan Korban Gempa

Bapenda Segera Tertibkan Reklame Kedaluarsa

17 Ribu Data Korban Gempa Bermasalah

Jayaboard Restorasi Gedung Sekolah

Pemkab KLU Bakal Datangi Kemenkum HAM RI

Redaksi LombokPost

2.400 Paket Santunan Segera Disalurkan

Lahan Polteknik Vokasi Diklaim Sudah Clear