Lombok Post
Sumbawa

Saling Ejek, Seorang Remaja Tewas Ditusuk

DITANGKAP: Para tersangka berinisial AL, Bn dan GO (duduk) saat diamankan oleh anggota polisi karena diduga melakukan pembunuhan terhadap Aldi Suprianto.

SUMBAWA-Aksi saling ejek dua kelompok pemuda berakhir tragis. Seorang pelajar, Aldi Suprianto, 15 tahun, warga Dusun Sampar Layang, Desa Pamanto, Kecamatan Empang meregang nyawa. ABG berkebutuhan khusus ini tewas ditusuk.

Kasus ini terjadi Sabtu lalu (16/2) sekitar pukul 22.30 Wita. Saat itu, sekelompok pemuda sedang melintas di kawasan pertokoan di Dusun Sampar Layang, Desa Pamanto. Mereka kemudian diteriaki oleh kelompok pemuda lainnya yang sedang duduk di depan sebuah toko. Karena diteriaki, kelompok pemuda ini membalas dengan ikut meneriaki.

Aksi saling ejek ini berujung dengan saling kejar-kejaran. Sesampainya di depan rumah seorang warga, korban yang berboncengan dengan temannya tidak bisa menghindar hadangan sekelompok pemuda yang mengejarnya.

Seketika, salah seorang tersangka berinisial AH langsung memukul korban. Seorang tersangka lain berinisial Bn juga ikut memukuli korban. Saat korban dalam posisi jongkok, seorang tersangka berinisial GO langsung menusuk korban menggunakan pisau. Setelah itu, mereka meninggalkan korban di lokasi.

Oleh warga korban kemudian dilarikan ke puskesmas setempat. Namun, nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

Aparat Polsek Empang yang mendapatkan informasi mengenai kejadian ini langsung turun ke lokasi. Dari keterangan seorang saksi, identitas para tersangka akhirnya dikantongi polisi.

Tidak membutuhkan waktu lama, aparat Polsek Empang beserta sejumlah personel dari Polres Sumbawa langsung mengejar para tersangka. Tersangka berinisial AH berhasil diamankan di kediamannya di salah satu desa di Empang, Minggu dinihari. Dari AH, diketahui identitas dua tersangka lain.

Tak lama polisi berhasil meringkus tersangka berinisial Bn, Minggu (17/2) sekitar pukul 08.00 Wita. Selanjutnya, pelaku berinisial GO berhasil diamankan sekitar pukul 15.30 Wita. Ketiga pelaku kemudian dibawa ke Polres Sumbawa.

Atas keberhasilan pengungkapan yang memakan waktu kurang dari 24 jam ini, para personel Polres Sumbawa yang terlibat mendapatkan penghargaan. Penghargaan diberikan Kapolres Sumbawa AKBP Tunggul Sinatrio dalam upacara yang dilaksanakan di Kompi Senapan B, kemarin (18/2). Para personel yang mendapatkan penghargaan antara lain Kapolsek Empang Iptu I Made Suardika, Kasat Reskrim Polres Sumbawa AKP Zaky Maghfur dan Kabag Ops Polres Sumbawa AKP Burhanuddin.

Kapolres mengakui pihaknya juga sudah melakukan pendekatan kepada keluarga korban. Selain itu, pelaku juga sudah berhasil diamankan. Diharapkan agar situasi di lapangan tetap kondusif dan aman. (run/r3) 

Berita Lainnya

Jembatan Brang Punik Kembali Putus

Redaksi LombokPost

Pemerintah KSB Bangun Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM

Redaksi LombokPost

Dua Jembatan Limpas Bakal Ditingkatkan

Redaksi LombokPost

Kemendes PDTT Gelar Festival Paranata Adat

Redaksi LombokPost

Dikes Sumbawa Tangani Dua Pasien HIV

Redaksi LombokPost

Penyimpangan Tender Gudang Garam Makin Terkuak

Redaksi LombokPost

PPK Dilatih Teknis Pemungutan Suara

Redaksi LombokPost

Sumbawa Usulkan Penambahan P3K

Redaksi LombokPost

Listrik Padam Akibat Ujicoba Mesin PLTMG

Redaksi LombokPost