Lombok Post
Metropolis

Uang Bantuan untuk Korban Gempa Segera Cair

MULAI SENYUM: Seorang kakek duduk menunggu pemasangan panel Risha di rumahnya di Lingkungan Tegal, Kecamatan Sandubaya, kemarin (18/2).

MATARAM-Penyaluran bantuan bagi warga yang rumahnya rusak sedang dan ringan akibat gempa masih dalam proses. Saat ini, korban gempa yang rumahnya rusak sedang dan ringan di Kota Mataram menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk melakukan rehab.

Di Lingkungan Tegal, Kecamatan Sandubaya misalnya. Sebagian besar warga akan melakukan rehab rumahnya yang rusak akibat gempa. “Warga masih menyusun RAB,” kata Lurah Selagalas Yusrin Rato, kemarin.

Ia mengaku, kelompok masyarakat (pokmas) untuk warga rumah rusak sedang dan ringan sudah terbentuk beberapa waktu lalu. Namun karena banyak yang tidak cocok, akhirnya dibuat ulang.

Saat ini, sekitar 60 pokmas sudah membuat rekening masing-masing guna bisa mencairkan bantuan.

Dalam pemyusunan RAB, warga dibantu fasilitator. Setiap pokmas dibimbing membuat RAB yang akan digunakan untuk rehab. ”Sekarang ini belum ada satu pun pokmas di Kelurahan Selagalas yang mecairkan bantuannya. Sedang dalam proses,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Mataram HM Kemal Islam menambahkan, warga penerima bantuan rumah rusak sedang dan ringan sudah ada kelompok masyarakat (pokmas) masing-masing. Bahkan warga sudah mulai diberikan arahan oleh fasilitator terkait pembuatan rencana anggaran biaya (RAB) guna bisa mencairkan bantuan tersebut.

“Harus buat RAB dulu baru dana ini bisa dicairkan,” tutupnya. (jay/r5)

Berita Lainnya

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Dapil Satu-Dua Milik Kepala Garuda

320 Jamaah Belum Lunasi BPIH

Korban Gempa Tarawih di Masjid Darurat

Caleg Gagal Malas Hadiri Rapat Paripurna

Pansus DPRD Terima LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2018

Perjuangan Para Pahlawan Demokrasi Mewujudkan Pemilu Jujur dan Adil

Restoran Siap Saji Dapat Toleransi