Lombok Post
Headline Kriminal

Oknum Mahasiswa Jadi Kurir Sabu

BARANG BUKTI: Kabidhumas Polda NTB AKBP Purnama menunjukkan barang bukti sabu seberat 79,47 milik oknum mahasiswa berinisial SH, kemarin (12/3).

MATARAM-Misi SH, mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Mataram, untuk mengantarkan sabu gagal ditunaikannya. Pemuda 21 tahun tersebut keburu tertangkap anggota Ditresnarkoba Polda NTB sebelum sabu diterima pemesannya.

Kabidhumas Polda NTB AKBP Purnama mengatakan, SH diduga berperan sebagai kurir narkotika jenis sabu. Kegiatan tersebut telah dipantau anggota Subdit I Ditresnarkoba Polda NTB.

”Sebelum penangkapan, anggota mendapatkan informasi kalau pelaku mau melakukan transaksi narkoba,” kata Purnama, kemarin (12/3).

Polisi kemudian memantau pergerakan SH. Purnama menyebut, SH akan bertransaksi di seputar wilayah Sayang-sayang, Kota Mataram. Informasi ini ditindaklanjuti petugas dengan bersiaga di lokasi yang akan dijadikan tempat transaksi.

Sekitar pukul 20.30 Wita, kemarin, polisi melihat SH melintas di Jalan Raya Kekeri, Kelurahan Sayang-sayang, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. SH yang terlihat mengendarai sepeda, langsung diberhentikan anggota opsnal Subdit I Ditresnarkoba.

Tim, kata Purnama, melakukan penggeledahan badan terhadap pelaku. Hasilnya, ditemukan satu poket besar berisi kristal putih diduga sabu. Barang haram tersebut dibungkus kantong plastik hitam dan disimpan SH di saku celananya.

”Berat sabunya 79,47 gram,” ungkap dia.

Selain sabu, polisi mendapati satu unit handphone serta uang sebanyak Rp 120 ribu. Kepada petugas, SH mengaku sabu tersebut bukan kepunyaannya. Dia hanya disuruh mengantar ke seseorang yang telah menunggu di Sayang-sayang.

”Pelaku suruh seseorang berinisial NH dari Karang Bagu. Disuruh antar ke WY di Sayang-sayang,” terang Purnama.

Selain SH, polisi juga menangkap kurir sabu lainnya, berinisial ZU. Pria 37 tahun tersebut tertangkap di Lingkungan Batu Raja, Kelurahan Ampenan Utara, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram.

Purnama mengatakan, polisi mendapati barang bukti sabu seberat 3,4 gram. ”Pelaku kurir juga. Sering melakukan transaksi di salah satu losmen di Ampenan,” tandas Purnama.(dit/r2)

Berita Lainnya

Menelusuri Penyebaran Islam di Pulau Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (2)

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Menelusuri Penyebaran Islam di Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (1)

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Zohri Spektakuler! Genggam Tiket ke Tokyo 2020

BNI Tebar 100 Ribu Bingkisan Ramadan

Hearing Buntu, Aldi Tempuh Jalur Hukum

Progres RTG Belum Sesuai Harapan

Alhamdulillah, Bantuan Jadup Cair Besok