Lombok Post
Headline Praya

Sembilan PNS Loteng Dipecat

H Moh Nazili

PRAYA-Per 1 Maret lalu, sembilan pegawai negeri sipil (PNS) di Lombok Tengah, resmi dipecat secara tidak terhormat. Kebijakan tersebut, diberlakukan setelah diberlakukannya Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga Menteri.

“Mereka tidak mendapatkan apa-apa seperti gaji, tunjangan atau dana pensiun,” beber Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Loteng H Moh Nazili, kemarin (12/3).

Surat Keputusan (SK) pemecatan, bebernya lagi ditandatangani Sekda HM Nursiah. Dalam permasalahan ini, Pemkab tidak bisa berbuat banyak. Karena, mau tidak mau harus tunduk pada ketentuan SKB tiga Menteri Nomor 182/6597/SJ. Kemudian, Nomor 15 Tahun 2018 dan Nomor 153/KEP/2018.

Itu mengatur, lanjut Nazili penegakan hukum terhadap PNS yang dijatuhi hukuman, karena melakukan tindak pidana korupsi. SKB itu juga, mengacu Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 dan PP Nomor 11 Tahun 2017. “Ini yang sedang digugat,” ujar mantan Lurah Leneng, Praya tersebut.

Kalau misalnya, gugatan para eks PNS di seluruh Indonesia itu menang, maka menurutnya mau tidak mau mereka dikembalikan ke posisi semula. Kemudian, memberi mereka gaji dan atau tunjangan sebagaimana mestinya. “Per 1 Januari lalu kita setop, tidak kita berikan apa-apa,” katanya.

Nazili menambahkan, kalau ada PNS yang sama kondisinya seperti sembilan orang yang dimaksud, maka itu diluar data dan tanggung jawab Pemkab. Jadi, Pemkab tidak bisa mengeluarkan keputusan apa-apa, sehingga mereka dipersilakan bekerja seperti biasa. “Seperti itu sikap kami,” ujarnya lagi.(dss/r2)

Berita Lainnya

Menelusuri Penyebaran Islam di Pulau Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (2)

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Menelusuri Penyebaran Islam di Lombok dari Buku Karya Dr Jamaluddin (1)

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Zohri Spektakuler! Genggam Tiket ke Tokyo 2020

BNI Tebar 100 Ribu Bingkisan Ramadan

Hearing Buntu, Aldi Tempuh Jalur Hukum

Progres RTG Belum Sesuai Harapan

Novotel Siap Terima Magang Difabel