Lombok Post
Bima - Dompu

Nongkrong, Punggung Tertancap Panah

PERIKSA: Korban kasus panah Hermansyah didampingi Bhabinkamtibmas Desa Baka Jaya saat memberikan laporan di Polsek Woja, kemarin

DOMPU-Aksi penganiayaan dengan menggunakan panah masih terus terjadi di wilayah Kabupaten Dompu. Para pelaku maupun korban rata-rata dari kalangan pelajar.

 Peristiwa terbaru terjadi di Desa Baka Jaya, kemarin (13/3). Korbannya adalah Hermansyah, warga  Dusun Wodi Desa Baka Jaya, Kecamatan Woja yang tercatat sebagai pelajar MAN 1 Dompu.

Kapolsek Woja Ipda Rusdi membenarkan peristiwa itu. Dia mengungkapkan, aksi penganiayaan itu terjadi di depan Pasar Wodi. Saat kejadian, korban sedang nongkrong dengan teman-temannya.

 Beruntungnya saat itu korban duduk membelakangi jalan. Sehingga panah mengenai punggung sebelah kanan. Jenis anak panah yang dipakai pelaku juga mirip seperti anak panah yang dipakai pelaku kasus sebelumnya.

 “Model tangkainya sama, cuma yang satu ini tidak runcing seperti panah pada biasanya,” ungkap Rusdi, kemarin.

Dari keterangan para saksi, pelaku diketahui sebanyak dua orang. Mereka beraksi menggunakan sepeda motor matic merek Yamaha Soul GT. Para pelaku datang dari arah barat dan melepaskan busur panah hingga mengenai Hermansyah. Kemudian para pelaku kabur ke arah timur atau wilayah Kota Dompu dengan kecepatan tinggi.

 “Saat itu juga korban dilarikan ke Puskesmas Dompu untuk mendapatkan perawatan,” katanya.

 Hingga kini identitas kedua pelaku tersebut, kata Rusdi, belum diketahui. Pihaknya juga sulit mengungkapkan para pelaku. Sebab saat beraksi mereka memakai penutup wajah.

 Dari kasus ini lanjut dia, bisa jadi korban salah sasaran. Sebab, dari pengakuan korban, dirinya tidak punya masalah atau bermusuhan dengan siapapun, baik di kampung maupun di sekolah.

 “Bisa jadi pelaku ini ada menyimpan dendam dengan pemuda lain,” katanya.

 Dengan maraknya kasus pemanahan di Dompu, khususnya wilayah Woja, Rusdi mengimbau, agar tidak ada lagi acara nongkrong di pinggir jalan saat malam hari. Peran Bhabinkamtibmas dalam memantau kondisi di masyarakat juga harus dimaksimalkan. (jw/r3)

Berita Lainnya

Banyak ASN Tidak Peduli Lingkungan

Redaksi LombokPost

Rumah Warga yang Dirusak Massa Diperbaiki

Redaksi LombokPost

UNBK di Kota Bima, Hari Pertama Mati Listrik, Hari Kedua Lancar

Redaksi LombokPost

Puluhan Cangkang Penyu Dimusnahkan

Redaksi LombokPost

Kasus Bunuh Diri di Dompu Mengkhawatirkan

Redaksi LombokPost

Wawali Bima Dukung Pelatihan IT bagi Santri

Redaksi Lombok Post

KPK dan Jamwas Pantau Kasus Dam Kota Bima

Redaksi LombokPost

Sandiaga Janjikan Kesejahteraan

Redaksi LombokPost

Belajar Nyetir, Masuk Jurang

Redaksi LombokPost