Lombok Post
Tanjung

Bawaslu KLU Temukan Indikasi Pemilih Ganda

TANJUNG-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menemukan indikasi pemilih ganda. Hal ini terjadi saat kroscek DPTHP-1 dan DPTHP-2 bersama KPUD KLU. Tidak tanggung-tanggung, jumlah pemilih ganda mencapai ratusan jiwa. Tidak itu saja, puluhan pemilih yang sudah meninggal ternyata masih tercatat di DPT.

“Temuan ini diharapkan bisa segera disikapi KPUD, agar tidak memunculkan persoalan saat pemilu nanti,” tegas Ketua Bawaslu KLU Adi Purmanto, kemarin (14/3).

Pihaknya telah melaporkan ke pihak KPUD, agar temuan itu menjadi catatan dan segera diperbaiki. Catatan Bawaslu, pemilih ganda hasil temuan mencapai 445 jiwa. Sedangkan yang meninggal namun masih tercatat dalam DPT sebanyak 39 jiwa.

Adi menilai KPUD kurang cermat. Sebab sejak rekapitulasi DPTHP-1 menuju rekapitulasi DPTHP-2 masih di temukan adanya pemilih ganda. Bahkan ada temuan kembali terhadap pemilih ganda baru.

Ditegaskan, Bawaslu tetap melakukan pengawasan dan pemantauan semua tahapan Pemilu 2019. Pihaknya akan menyampaikan kepada KPU hasil temuan tersebut. Termasuk catatan terhadap DPT.

“Kami juga mengkroscek keberadaan WNA, namun tidak ada yang masuk dalam DPT,” tegasnya.

Terkait pleno penetapan DPT, akan mengacu kepada SE yang telah ditetapkan KPU RI. Rencananya pleno digelar 17 Maret mendatang. Karena itu, sebelum pleno penetapan DPT dilakukan, semua indikasi temuan Bawaslu harus diselesaikan oleh KPU KLU.

“Jadi masih ada kesempatan untuk perbaikan,” pungkasnya.(fer/r3)

Berita Lainnya

Ratusan Surat Suara Rusak di KLU

Redaksi LombokPost

Penataan Jalan Gili Air Terus Berlanjut

Redaksi LombokPost

Mata Air Lokoq Prabu Hilang

Redaksi LombokPost

Puting Beliung Rusak Rumah Warga di Dusun Kuripan, Kayangan

Redaksi LombokPost

Sikap Najmul Undang Polemik

Redaksi LombokPost

Fasilitator Iri Dengan Pemkot Mataram

Redaksi LombokPost

Gizi Buruk di KLU Tinggal 4 Persen

Redaksi LombokPost

Korban Gempa Dapat Santunan dari Kemensos

Redaksi LombokPost

Musibah di Senaru Harus Jadi Pelajaran

Redaksi LombokPost