Lombok Post
Selong

Kapasitas Pengelola Perpustakaan Sekolah Ditingkatkan

PEMBINAAN: Kepala Bidang Pengembangan dan Pembinaan DPK Lotim L Nadi Abidin Ali (kiri) sedang menjadi pembicara saat memberikan pembinaan pengelolaan perpustakaan sekolah/madrasah untuk pengawas di ruang serba guna DPK Lotim, kemarin (14/3).

SELONG-Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan (DPK) Daerah Lombok Timur berupaya meningkatkan kapasitas SDM pengelolaan perpustakaan sekolah. Tahun ini, mereka memulai hal tersebut dengan menggelar program pembinaan pengelola perpustakaan sekolah. Pembinaan tersebut digelar selama tiga hari dari 14-16 Maret di gedung serbaguna DPK Lotim.

“Sasaran pertama kita adalah 60 pengawas tingkat SD-SMP sederajat,” kata Kepala Bidang Pengembangan dan  Pembinaan DPK Lotim L Nadi Abidin Ali.

Nadi menerangkan, pembinaan pengelolaan perpustakaan sekolah diharapkan dapat meningkatkan SDM perpustakaan. Sehingga perpustakaan dapat terselenggara sesuai standar nasional. Pengawas dibina agar mengetahui cara mengembangkan perpustakaan di sekolah.

Adapun narasumber kegiatan tersebut berasal dari pustakawan nasional, pejabat DPK, dan perwakilan dari Dikbud Lotim. Selain mendapat materi berupa fungsi perpustakaan untuk menurunkan angka buta aksara di daerah, para pengawas juga diberikan tata cara pengelolaan perputakaan sekolah.

Setelah pengawas, pihaknya juga akan memberikan pelatihan untuk pengelola perpustakaan sekolah. “Akan tetapi yang kita butuhkan lebih awal adalah pemahahaman dari pengawas. Sehingga mereka bisa aktif membantu pengelola dalam mengembangkan perpustakaan di sekolah masing-masing,” terangnya.

Salah seorang pengawas UPT Dikbud dari Keruak Sahdi Janap mengatakan, pembinaan tersebut sangat dibutuhkan. Selama ini pemahaman mengenai pengelolaan perpustakaan sangatlah minim. Belum lagi melihat prioritas pengembangan perpustakaan yang seringkali dianaktirikan.

“Pembinaan ini sangat penting. Kita ingin tahu bagaimana cara pengelolaan yang baik dan benar,” kata Sahdi.

Sebelumnya, Plt Kepala DPK Lotim HM Kamli mengatakan, tenaga yang dimiliki sangat jauh dari kata cukup. Apalagi jika melihat jumlah binaan DPK Lotim di perpustakaan sekolah. Karena itu, penting untuk meningkatkan kapasitas SDM pengelolaan perpustakaan. Dengan demikian, DPK Lotim bisa terbantu dalam memajukan jendela dunia di bumi patuh karya.

“Perpustakaan ini tidak boleh dipandang sebelah mata. Pengembangannya membutuhkan kreativitas dan semangat yang tinggi,” kata Kamli. (tih/r7/*)

Berita Lainnya

Hearing Buntu, Aldi Tempuh Jalur Hukum

Ramai-ramai Berburu Takjil

Gara-Gara Kritis, Aldi Tak Diluluskan Sekolah

Dua Pelaku Curas Tertangkap, Dua Masih Buron

Redaksi LombokPost

Pekan Depan Pembangunan Taman Rinjani Mulai Dilelang

Redaksi LombokPost

Para Penjaga Rumah Allah di Gumi Patuh Karya (2)

Redaksi LombokPost

Jalan Rusak Picu Lakalantas

FPR Minta Amaq Har Dibebaskan

Tolong, Mata Kiri Nadir Diserang Tumor