Lombok Post
Headline Pendidikan

Santri di Sumbawa Belajar IT

BELAJAR IT : Pembukaan sosialisasi tentang komunikasi dan informatika kepada santri dan beberapa pesantren Sumbawa di Pondok Pesantren Al-Muthmainnah Leseng, Moyo Hulu, Sumbawa, Selasa (12/3) kemarin.

SUMBAWA—Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Bakti Kominfo) kembali melaksanakan sosialisasi serta pelatihan teknologi dan informasi bagi para santri. Kali ini acara dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Muthmainnah Leseng, Moyo Hulu, Sumbawa, Selasa (12/3) kemarin melibatkan santri dari beberapa ponpes dan masyarakat sekitar.

Yayasan Santripreneur Indonesia juga ikut digandeng. Kegiatan yang bertujuan meningkatkan pengelolaan dan pemanfaatan teknologi informasi  dan komunikasi guna menunjang pembangunan redesain USO (Universal Servis Obligation) ini sebelumnya telah dilaksanakan di tiga kabupaten di pulau Lombok. Santri dikenalkan perkembangan teknologi informasi (IT) yang dapat membantu mereka ataupun masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Muthmainnah Sandi menyampaikan keinginan agar ada tindak lanjut pascakegiatan tersebut. Seperti pelatihan santripreneur bagi para santri serta dukungan fasilitas perangkat internet untuk menunjang santri dan masyarakat dalam berwirausaha serta belajar.

“Terima kasih atas ditunjuknya ponpes kami sebagai lokasi acara,” ucapnya.

Bupati Sumbawa yang diwakili Sekda Muhammad Ikhsan menyebut pemda mengapresiasi terlaksananya sosialisasi. Pihaknya akan berkomunikasi lebih lanjut dengan Bakti Kominfo Pusat agar peningkatan teknologi informasi dan komunikasi dapat terealisasi di Pesantren Al-Muthmainnah serta masyarakat sekitar.

Sementara Pembina Santripreneur Indonesia Mohammad Asrori memastikan pihaknya ingin selalu hadir dan memberikan keilmuan kewirausahaan bagi santri agar dapat mandiri serta ikut serta membangun ekonomi negeri.

Acara dilanjutkan sosialisasi dari dua narasumber. Narasumber pertama disampaikan KRT Noor Wahyudi selaku pakar ahli implementasi bisnis. Dia mengajak pesantren harus lebih kreatif serta menjadi wirausaha di era digitalisasi saat ini. Serta bisa bergabung dengan Santripreneur Indonesia. Narasumber selanjutnya Sujatmogo dengan tema “Kewirausahaan Dalam Pondok Pesantren Untuk Kemandirian Pesantren”.

Acara sosialisasi pemberdayaan diikuti 300-400 santri Ponpes Al-Muthmainnah serta pondok pesantren disekitar. Turut hadir undangan dari perwakilan Kemenag Sumbawa, polres, serta tokoh masyarakat dan beberapa perwakilan kantor dinas di Kabupaten Sumbawa. (ida/r6)

Berita Lainnya

Polisi Akhirnya Turun Tangan Tertibkan Galian C Ilegal

Redaksi LombokPost

Jaringan Irigasi Jangan Dikorupsi!

Redaksi LombokPost

Taufik Rusdi Terus Bernyanyi

Redaksi LombokPost

Jaksa Limpahkan Kasek dan Bendahara Terkait Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 1 Monta

Redaksi LombokPost

Pemalsuan Data Tes P3K Mencuat

Redaksi LombokPost

Delapan WNA Amerika Dideportasi

Redaksi LombokPost

Sakit Hati, Somad Kuras Barang Tetangga

Redaksi LombokPost

Ibu Rumah Tangga Terima Paket Sabu

Redaksi LombokPost

Yuk..!! Kenali Visi Caleg Muda Ampenan, Budi Satriawan

Redaksi Lombok Post