Lombok Post
Metropolis

Tata Sungai Sintunk Secara Bertahap

TAMBAH CANTIK: Seorang anak tengah main layangan di pintu masuk kawasan ekowisata Banjar, Ampenan, Kota Mataram, Kamis (14/3).

MATARAM-Pinggir sungai Sintunk, Kelurahan Banjar, sedikit demi sedikit ditata. Mimpinya, kelak tempat itu bisa jadi primadona baru wista dengan tema ekowisata.

Setelah, pinggir sungai dan lampu jalan ditata cantik, pihak kelurahan memberi sentuhan natural dari gerbang bambu. “Sedikit-sedikit,” kata Lurah Banjar Muzakir Walad.

Hadirnya gerbang bambu itu tujuan sebenarnya untuk branding. Masyarakat banyak  yang belum tahu, di sana ada tempat wisata yang sangat layak dikunjungi. Karenanya, dengan keterbatasan anggaran, Muzakir mengajak masyarakat secara swadaya membuat penanda lokasi wisata.

“Nanti kalau ada anggaran, kita tambah,” ujarnya.

Rencana besarnya, ingin membuat tempat itu bisa jadi primadona para penyuka outbond. Dengan menyediakan fasilitas seperti high rope, flying fox, elvis bridge, spider web.

Lalu sepanjang bantaran sungai ditanami pohon pinus dan cemara laut. Ia yakin itu akan bisa membuat kawasan yang dekat dengan pantai itu lebih sejuk.

“Kalau di sekitar jalan inspeksi (pedistrian sungai) bisa ditambahi tanaman merambat yang bisa jadi penyejuk, seperti markisa, anggur, tentu akan lebih menyenangkan bagi para pengunjung,” yakinnya.

Tidak hanya itu, Muzakir juga melihat peluang lokasi pinggir sungai Jangkuk itu bisa jadi primadona tempat makan ikan. Tentu saja ide-ide itu butuh anggaran untuk merealisasikannya. Ia berharap pemerintah daerah bisa mendukung percepatan penataan pinggir sungai itu. “Ya sekitar Rp 200 juta,” harapnya. (zad/r5)

Berita Lainnya

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Dapil Satu-Dua Milik Kepala Garuda

320 Jamaah Belum Lunasi BPIH

Korban Gempa Tarawih di Masjid Darurat

Caleg Gagal Malas Hadiri Rapat Paripurna

Pansus DPRD Terima LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2018

Perjuangan Para Pahlawan Demokrasi Mewujudkan Pemilu Jujur dan Adil

Restoran Siap Saji Dapat Toleransi