Lombok Post
Metropolis

Wisatawan Australia Bakal Banjiri Lombok, AirAsia Resmi Menjual Tiket Penerbangan Lombok-Perth

SEMANGAT MEMBARA: Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dan Direktur Utama PT Indonesia AirAsia Dendy Kurniawan, menujukkan MoU antara Pemprov NTB dan AirAsia terkait dibukanya rute penerbangan Lombok-Perth dan sebaliknya di Kantor AirAsia Indonesia di Tangerang, Banten, kemarin (14/3).

MATARAM-Industri pariwisata Bumi Gora memasuki babak baru. Secara resmi kemarin (14/3), maskapai penerbangan AirAsia telah memulai penjualan tiket rute terbaru Lombok-Perth dan sebaliknya. Rute penerbangan internasional ini akan menjadi pintu gerbang mengalirnya wisatawan Negeri Kangguru ke Bumi Gora.

 Penjualan tiket secara resmi tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Pemprov NTB dengan AirAsia. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dan Direktur Utama PT Indonesia AirAsia Dendy Kurniawan, di Kantor AirAsia di Tangerang, Banten, kemarin.

Gubernur Zulkieflimansyah mengatakan, penandatanganan nota kesepakatan bersama itu  adalah tindak lanjut konkret dari dua pertemuan sebelumnya.

Dengan penandatanganan kerja sama ini, maka AirAsia kini menjadikan Lombok sebagai pusat operasi atau hub mereka yang terbaru di Indonesia. Lombok adalah hub kelima menyusul empat hub sebelumnya yakni Jakarta, Surabaya, Medan, dan Bali.

Dengan menjadikan Lombok sebagai hub, AirAsia akan menempatkan dua unit pesawat Airbus A320 dengan kapasitas 180 tempat duduk di Lombok. Salah satu pesawat itu, bodynya dibranding secara khusus dengan tulisan We Love Lombok.

Dalam beberapa bulan ke depan, selain rute penerbangan Lombok-Perth yang dilayani empat kali sepekan, AirAsia juga akan menambah rute penerbangan Lombok-Kuala Lumpur menjadi lebih dari dua kali sehari. Sementara itu, akan dibuka pula rute penerbangan domestik dari Lombok yakni ke Jogjakarta dan ke Bali.

“Ini ikhtiar cepat dan akselerasi untuk menggairahkan kembali perekonomian NTB pascabencana dari sektor pariwisata,” kata Gubernur Zul di sela-sela penandatanganan nota kesepahaman tersebut.

Dia mengatakan, rute penerbangan domestik dan internasional yang frekuensinya bakal diperbanyak AirAsia dari dan menuju Lombok akan membantu mendongkrak kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara Bumi Gora.

Dia berharap, dengan kian beragamnya maskapai dan rute penerbangan ke Lombok, akan ikut serta menurunkan harga tiket yang semenjak Januari ini memang melambung. Sehingga semakin banyak wisatawan nusantara dan mancanegara yang kembali berkunjung ke NTB.

Hal senada diutarakan Dirut PT Indonesia AirAsia Dendy Kurniawan. Baginya, penandatanganan kerja sama itu adalah sejarah baru bagi AirAsia Indonesia. Karena pertama kalinya seorang gubernur datang dan menandatangani kerja sama bidang penerbangan.

“Kami merasa bangga dan terhormat,” katanya.

Dedy sepakat mendukung kebangkitan perekonomian NTB pascagempa melalui sektor pariwisata. Sebagai maskapai, mereka membantu sesuai kapasitasnya dengan memperbanyak penerbangan ke NTB.

Dendy juga mengungkapkan, dengan penandatanganan MoU dengan Gubernur NTB dan kemudian dimulainya penjualan tiket rute Lombok-Perth secara resmi, telah menandai pembentukan hub terbaru AirAsia sekaligus mendukung transformasi Lombok sebagai “New Bali” atau “Bali Baru”.

Dalam beberapa bulan ke depan, kata Dendy, Lombok akan menjadi tujuan wisata yang semakin diminati warga Australia. Apalagi dengan penerbangan yang relatif singkat dari Perth. Yakni hanya 3,5 jam.

“Pengembangan Lombok sebagai hub AirAsia juga akan berperan sebagai katalis untuk pertumbuhan dan persaingan yang sehat di Indonesia,” katanya.

Disebutkan, dengan merangsang pasar melalui harga tiket yang murah, AirAsia ingin memberikan lebih banyak peluang bagi orang Australia dan Indonesia untuk terbang.

Di sisi lain, layanan baru antara Perth dan Lombok juga memberikan dorongan bagi pariwisata lokal dan ekonomi pengunjung. Apalagi, dalam beberapa bulan mendatang, AirAsia juga akan meluncurkan sejumlah inisiatif pariwisata berkelanjutan dan berbasis komunitas untuk membantu upaya pemulihan kawasan tersebut.

“Lombok akan semakin menggeliat dan kami sangat bersemangat untuk menyukseskan rute baru ini,” katanya.

Sementara itu, melalui keterangan tertulis yang diterima Lombok Post kemarin, Chief Corporate Services Officer Perth Airport Debra Blaskett, menyatakan antusiasmenya atas dibukanya rute penerbangan Lombok-Perth dan sebaliknya.

Dia mengungkapkan, bahwa orang Australia memiliki kecenderungan untuk bepergian ke Indonesia. Terutama dari Perth. Di mana Indonesia merupakan negara tujuan internasional yang paling banyak diterbangi dari Perth Airport.

Indonesia juga kata Debra, merupakan negara dengan jumlah kunjungan kedelapan terbanyak di negara bagian Western Australia (WA). Tahun lalu WA menyambut 31.000 wisatawan dari Indonesia, dengan kontribusi ke ekonomi WA lebih dari 60 juta dolar Australia.

“AirAsia semakin menjadi yang terdepan dalam revolusi maskapai berbiaya rendah,” katanya. Hal itu memberikan opsi perjalanan yang mudah didapat dengan harga terjangkau.

Penerbangan baru dari Lombok ke Perth oleh AirAsia ini akan menaikkan posisi AirAsia di pasar Australia. Yakni terdapat penambahan lebih dari 77.000 kursi penerbangan setiap tahunnya.

Tiket Murah Sekali

Sementara itu, promosi harga kursi selama periode peluncuran penerbangan Lombok-Perth dan sebaliknya ini ditawarkan dengan biaya yang murah sekali. Mulai dari hanya Rp 599.000 sekali jalan yang dapat dipesan mulai kemarin hingga 24 Maret 2019.

Station Manager AirAsia Lombok Didit Indra kepada Lombok Post mengungkapkan, tarif promosi tersebut berlaku untuk perjalanan mulai 9 Juni hingga 26 Oktober 2019.

Didit mengungkapkan, penjualan tiket penerbangan rute Lombok-Perth dan sebaliknya, mendapat respon positif oleh wisatawan mancanegara. Khususnya, bagi warga di Australia.

”Untuk jumlah pemesanan dan penjualan belum kami update. Tapi kami optimis bisa melampaui target,” ujar Didit.

Dukung Moto GP

Sementara itu, secara khusus, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah juga meminta dukungan penuh AirAsia terkait dengan promosi posisi Pulau Lombok sebagai tuan rumah MotoGP pada 2021. Lombok akan menjadi penyelenggara balap motor paling akbar di dunia tersebut selama tiga tahun.

Gubernur berharap, jaringan luas AirAsia di lingkup global mau membantu dalam sosialisasi dan memperkenalkan Sirkuit Mandalika hingga nanti terselenggaranya event MotoGP.

Diperkriakan, akan ada sedikitnya 300 ribu pencinta balap motor dari berbagai negara dan dari Nusantara yang akan datang ke Lombok saat event ini berlangsung. Itu menjadi potensi bagi maskapai penerbangan seperti AirAsia untuk mendapatkan penumpang dalam jumlah yang sangat besar.

Terhadap permintaan Gubernur Zul ini, Dendy merespons positif. AirAsia kata dia, akan menggerakkan 97 juta database jaringan Air Asia global untuk membantu sosialisasi penyelenggaraan MotoGP Mandalika Lombok. (ili/kus/tea/r8)

Berita Lainnya

Korban Gempa Dikadali, BPBD Terima Laporan Bahan Rumah Korban Gempa Tak Sesuai Spek

Kedubes Prancis Kunjungi Poltekpar Lombok

Dapil Satu-Dua Milik Kepala Garuda

320 Jamaah Belum Lunasi BPIH

Korban Gempa Tarawih di Masjid Darurat

Caleg Gagal Malas Hadiri Rapat Paripurna

Pansus DPRD Terima LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2018

Perjuangan Para Pahlawan Demokrasi Mewujudkan Pemilu Jujur dan Adil

Restoran Siap Saji Dapat Toleransi