Lombok Post
Selong

Alhamdulillah Berat Badan Raudatul Naik

DIRAWAT INAP: Pasien gizi buruk dengan kelainan Raudatul Jannah, 9 tahun terlihat sedang berbaring ditemani ibunya Salbiah di ruang anak RSUD dr R Soedjono Selong, kemarin (15/3).

SELONG-Sebelas hari dirawat di RSUD dr R Soedjono Selong, kondisi penderita gizi buruk dengan kelainan Raudatul Jannah kian membaik. “Alhamdulillah, sekarang sudah terlihat lebih segar,” kata Salbiah, ibu kandung Raudatul Jannah kepada Lombok Post, kemarin (15/3).

Salbiah menerangkan, jika berat badan puteri semata wayangnya itu bertambah. Dari yang awalnya sekitar 5 kg, sempat menjadi 7,3 Kg. Kata Salbiah, akan tetapi beratnya naik turun. Dari 7 kg kadang turun menjadi 6 kg. “Naik turun. Tapi alhamdulillah terlihat lebih baik,” terangnya.

Di rumah sakit, setiap hari Raudatul diberikan susu dan formula. Pemberian formula sendiri diberikan dengan NGT atau melalui hidung. Selama Raudatul berada di rumah sakit, ia dipastikan mendapatkan pelayanan dan perawatan tersebut.

Di rumah sakit sendiri Raudatul diperiksa oleh dokter spesialis anak. Sebab tak hanya menderita gizi buruk, akan tetapi ia juga menderita kelainan syaraf berupa celebral pasly.

Kabid pelayanan RSUD dr R Soedjono Selong H Lalu Harianto menerangkan, jika pelayanan untuk kasus gizi buruk tak terbatas. “Sampai kapanpun dibutuhkan. Masyarakat juga harus mengetahui jika pengobatan dipastikan gratis,” kata Harianto.

Selain itu, pihaknya juga sebentar lagi akan mendatangkan tambahan dokter spesialis anak. Penambahan tersebut berdasarkan kebutuhan. Melihat Pemkab Lotim yang fokus menurunkan angka stunting dan gizi buruk.

Untuk Raudatul sendiri, pemerintah melalui Kabag Kesra mendapat bantuan Rp 500 ribu per hari untuk biaya hidupnya. Kebutuhan berupa makan dan lainnya juga menjadi tanggungan. Untuk itu, ia kembali menegaskan, pelayanan rumah sakit akan dimaksimalkan. Terutama bagi penderita gizi buruk. “Ini yang perlu diketahui masyarakat. Sebab benar, fenomena gunung es untuk penderita gizi buruk memang terjadi,”  terangnya.

Belum diketahui dengan pasti kapan Raudatul boleh dipulangkan. Akan tetapi pihaknya sudah memastikan kontrol dan perawatan untuknya. Jika nanti ia sudah dibolehkan mendapat perawatan di rumah. (tih/r7)

Berita Lainnya

Hearing Buntu, Aldi Tempuh Jalur Hukum

Ramai-ramai Berburu Takjil

Gara-Gara Kritis, Aldi Tak Diluluskan Sekolah

Dua Pelaku Curas Tertangkap, Dua Masih Buron

Redaksi LombokPost

Pekan Depan Pembangunan Taman Rinjani Mulai Dilelang

Redaksi LombokPost

Para Penjaga Rumah Allah di Gumi Patuh Karya (2)

Redaksi LombokPost

Jalan Rusak Picu Lakalantas

FPR Minta Amaq Har Dibebaskan

Tolong, Mata Kiri Nadir Diserang Tumor