Lombok Post
Sportivo

Lolos Lebih Awal, Lebih Bagus

PERSIAPAN: Pelari jarak jauh NTB Ridwan menjalani program latihan di GOR 17 Desember Mataram, pekan lalu.

MATARAM-Pelari jarak jauh NTB Ridwan dipersiapkan memperkuat tiga nomor lari di PON XX/2020 Papua. Yakni nomor lari 800 meter, 1.500 meter, dan 5.000 meter.

Asa untuk turun di tiga nomor sekaligus akan ditentukan pada kualifikasi. Penentuan pertama pada kejuaraan nasional (Kejurnas) Jawa Timur  (Jatim) Open, 30 Maret nanti. Di situ Ridwan bertekad melampuai limit waktu yang sudah ditentukan PB PASI.

Ridwan merinci, limit waktu pada nomor 800 meter 1 menit, 55 detik; nomor 1.500 meter limitnya 3 menit, 59 detik; dan nomor 5.000 meter 15 menit. Limit waktu yang ada saat ini cukup berat untuk dilewati. ”Limit waktu PON Papua lebih tajam dibanding PON XIX/2016 Jawa Barat lalu,” kata Ridwan kepada Lombok Post, kemarin (18/3).

Ridwan masih optimis. Dia pernah mencatatkan waktu lebih cepat dibanding limit yang ditentukan saat ini. Misalnya di nomor 800 meter, Ridwan pernah mencatatkan waktu  1 menit, 51 detik. Di nomor 1.500 meter, catatan waktu terbaiknya 3 menit, 53 detik. ”Insya Allah, saya bisa melewati limit yang sudah ditentukan itu,” sesumbarnya.

Hanya nomor lari 5.000 meter yang belum bisa dipatahkan pelari asal Sumbawa. Catatan waktunya 15 menit, 04 detik. ”Sementara limitnya 15 menit,” terangnya.

Atlet yang lolos berpeluang besar meraih medali. Karena, untuk bisa tembus limit waktu yang ada saat ini sangat sulit. ”Bisa-bisa di PON nanti langsung putaran final kalau limitnya seperti itu,” kata dia.

Jika tidak bisa lolos limit, Ridwan akan berupaya mengejarnya pada Kejurnas Jateng Open, Juli mendatang. ”Ada juga di Kejurnas Atletik di Jakarta Agustus nanti. Masih ada kesempatan kalau tidak lolos sekarang,” ungkapnya. Tetapi, Ridwan ingin mencari aman. Jika lolos lebih awal bakal lebih bagus. ”Lebih cepat lolos lebih baik,” tuturnya.

Dia memperkirakan yang menjadi persoalan lintasan. Sampai saat ini, Ridwan belum pernah mencoba lintasan lari Stadion Joko Samudro. ”Lintasan yang digunakan nanti masih baru. Perlu adaptasi,” terangnya. Dia berharap, hingga persiapan nanti tidak ada persoalan. Sehingga, dia bisa lolos limit di kualifikasi pertama. (arl/r10)

Berita Lainnya

Zohri Spektakuler! Genggam Tiket ke Tokyo 2020

Kembali ke Puncak Berkat Kun

Redaksi LombokPost

PENENTU JUARA, BARCELONA VS ATLETICO MADRID

Redaksi LombokPost

Ancaman Sudah Nyata, Tak Ada Waktu untuk Santai

Redaksi LombokPost

Perbakin Usulkan Petembak Nasional ke Pelatda

Redaksi LombokPost

Rohani Akan Dititip di Pelatnas

Redaksi LombokPost

BSLU Cup II Datangkan Petenis Meja Terbaik Indonesia

Redaksi LombokPost

Perda Solusi Atasi Masalah Anggaran Olahraga

Redaksi LombokPost

Atletik Belum Panik, Hasil Jatim Open akan Dievaluasi

Redaksi LombokPost